terasjabar.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 15 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Saptonan dan Panahan Tradisional Tidak Digelar, Menghilangkan Warisan Budaya

Wawan Hermawan by Wawan Hermawan
29 Agu 2025 14:20
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Saptonan dan Panahan Tradisional Tidak Digelar, Menghilangkan Warisan Budaya

Panahan tradisional duduk bersila seraya merentang busur.

TERASJABAR.ID – Saptonan dan Panahan Tradisional, merupakan bagian dari warisan budaya adat Kuningan, biasanya menjadi daya tarik utama yang diagendakan setiap tahun dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kuningan tanggal 1 September.

Namun sangat disayangkan, di bawah kepemimpinan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, tradisi Saptonan dan Panahan Tradisional ditiadakan.

Ketika ditanya oleh awak media, mengapa tradisi Saptonan dan Panahan tradisional tidak digelar? “Alasannya hanya ada masalah batasan anggaran, maka sementara untuk tahun ini ditiadakan,” jawab Bupati Dian singkat.

Ketua Dewan Kebudayaan Kuningan Dodo Suwondo, terkait tidak digelarnya kedua tradisi tersebut, menyatakan bahwa, Saptonan dan panahan tradisional adalah bagian dari warisan budaya tatar Sunda. “Khususnya saptonan yang hanya dimiliki oléh masyarakat Kabupaten Kuningan,” uajrnya Jumat 29 Agustus 2025.

Dua cabang warisan budaya ini sambung Dodo Suwondo, sudah menjadi kalender tetap dipergelarkan setiap perayaan Hari Jadi Kuningan. Jika saptonan dan panahan tradisional ditiadakan maka “dianggap” hilang rasa cinta terhadap nilai-nilai tradisional dan jati diri yang sudah tertanam sejak lama.

ADVERTISEMENT

“Jika pun ada permasalahan yang menjadikan pergelaran tersebut harus terpaksa tidak bisa terselenggarakan, maka harus dicarikan solusi agar pergelaran saptonan dan panahan tradisional tetap terselenggara,” tegas Dodo Suwondo.

RELATED POSTS

Generasi Muda Akan Kehilangan Akar Sejarah Bila Warisan Budaya Tidak Dijaga

Kedua pertunjukan tradisi ini bukan hanya hiburan rakyat, tetapi juga merupakan sarana pelestarian nilai-nilai budaya dan sejarah Kabupaten Kuningan.***

Tags: Panahan TradisionalSaptonanwarisan budaya
ShareTweetSend

Related Posts

Generasi Muda Akan Kehilangan Akar Sejarah Bila Warisan Budaya Tidak Dijaga
Daerah

Generasi Muda Akan Kehilangan Akar Sejarah Bila Warisan Budaya Tidak Dijaga

13 Des 2025 18:52
Next Post
Presiden Prabowo Akan Buat Penjara Khusus Untuk Koruptor di Pulau Terpencil, Agar Ketemu Hiu

Prabowonomonic di Mata Hendry Ch Bangun

Eksotisme Pulau Lutungan, Pesona Alam dan Sejarah Raja Toli-Toli

Eksotisme Pulau Lutungan, Pesona Alam dan Sejarah Raja Toli-Toli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Mar 2026 15:30
Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

Tanpa Pengalaman, Yogya Group Bandung Gelar Loker Store Crew untuk Lulusan SMA SMK

12 Mar 2026 15:51
Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

Fresh Graduate! PT Djarum Buka Loker 2 Posisi, Ini Link Daftarnya

11 Mar 2026 16:24
Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17  Apartemen The Suites Metro Bandung

Tragis, Martin Ditemukan Tewas Diduga Terjun dari Lantai 17 Apartemen The Suites Metro Bandung

11 Mar 2026 19:57
Keluarga Hafidz Quran Talkshow di Masjid Al Hidayah RW 06 Babakansari, Ini Temanya

Keluarga Hafidz Quran Talkshow di Masjid Al Hidayah RW 06 Babakansari, Ini Temanya

0
Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas One Way dari Bandung Menuju Tasikmalaya

Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas One Way dari Bandung Menuju Tasikmalaya

0
Tabung Gas 3 Kg  Meledak, 12 Kamar Kontrakan di Cileunyi Wetan Rusak Berat

Tabung Gas 3 Kg Meledak, 12 Kamar Kontrakan di Cileunyi Wetan Rusak Berat

0
Awal Periode Mudik Lebaran, BMKG: Cuaca Relatif Kondusif Namun Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Awal Periode Mudik Lebaran, BMKG: Cuaca Relatif Kondusif Namun Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

0
Keluarga Hafidz Quran Talkshow di Masjid Al Hidayah RW 06 Babakansari, Ini Temanya

Keluarga Hafidz Quran Talkshow di Masjid Al Hidayah RW 06 Babakansari, Ini Temanya

15 Mar 2026 16:43
Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas One Way dari Bandung Menuju Tasikmalaya

Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas One Way dari Bandung Menuju Tasikmalaya

15 Mar 2026 16:32
Tabung Gas 3 Kg  Meledak, 12 Kamar Kontrakan di Cileunyi Wetan Rusak Berat

Tabung Gas 3 Kg Meledak, 12 Kamar Kontrakan di Cileunyi Wetan Rusak Berat

15 Mar 2026 16:27
Awal Periode Mudik Lebaran, BMKG: Cuaca Relatif Kondusif Namun Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Awal Periode Mudik Lebaran, BMKG: Cuaca Relatif Kondusif Namun Waspadai Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

15 Mar 2026 14:32
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.