terasjabar.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi

Herman by Herman
20 Nov 2025 13:45
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi

(Refleksi Kita di Era Digital)

Oleh: Subchan Daragana
Pemerhati Sosial & Magister Komunikasi, Universitas Bakrie

ADVERTISEMENT

Kita hidup dalam sebuah dunia yang bergerak lebih cepat daripada kemampuan manusia untuk memaknainya. Kecepatan bukan lagi sekadar fasilitas, ia telah berubah menjadi budaya, bahkan ideologi. Pesan datang dalam hitungan detik, respons ditagih tanpa jeda, dan kehidupan seakan berlomba untuk menjadi yang paling cepat tampil dan paling cepat terlihat. Namun, dalam deru kecepatan itu, ada sesuatu yang pelan-pelan hilang, kedalaman batin. Kita menjadi manusia yang berlari tanpa arah, merasa tanpa jeda, bereaksi tanpa refleksi.

Paul Virilio, filsuf Prancis, menyebut fenomena ini sebagai dromologi, ilmu tentang kecepatan yang menjadi logika baru dunia modern. Ia menulis bahwa ketika kecepatan menjadi pusat kehidupan, manusia kehilangan kemampuannya untuk merenung. Kita menekan tombol “unggah” lebih cepat daripada kita menimbang konsekuensinya. Kita membagikan emosi lebih cepat daripada memahaminya. Dan kita menilai sesuatu lebih cepat daripada memverifikasi kebenarannya. Di sini, kecepatan bukan lagi media, tetapi nilai itu sendiri. “Yang cepat dianggap benar, yang lambat dianggap gagal.”

Di waktu yang sama, sosiolog Zygmunt Bauman menggambarkan masyarakat kini sebagai masyarakat likuid masyarakat yang cair, mudah berubah, dan sulit memiliki bentuk tetap. Hubungan, komitmen, bahkan nilai moral menjadi fluktuatif. Ketika emosi, opini, dan kepercayaan berubah secepat jempol menggulir layar, kita perlahan kehilangan keteguhan yang dulu menjadi pondasi pribadi manusia. Ketenangan digantikan oleh kegaduhan. Kedalaman digantikan oleh citra. Kehatihatian digantikan oleh keinginan tampil.

RELATED POSTS

Menkomdigi Tegaskan Lulusan Perguruan Tinggi Harus Jadi Penjaga Ruang Digital

Indonesia Butuh Lompatan Digital, Wamenkomdigi: Teknologi Harus Berdampak

Kemenperin Apresiasi Komitmen Apple Perkuat Ekosistem Inovasi Digital

Pemerintah Harus Benahi Pasar Digital Agar Lebih Adil Bagi UMKM

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

Hartmut Rosa menambahkan lapisan penting melalui konsep akselerasi sosial. Ia menyatakan bahwa manusia modern mengalami percepatan di tiga dimensi, teknologi, interaksi sosial, dan ritme kehidupan. Kita bisa berkomunikasi lebih cepat, bergerak lebih cepat, bekerja lebih cepat, tetapi kemampuan jiwa untuk memahami perubahan itu tidak ikut dipercepat.

Akhirnya muncul kesenjangan antara kecepatan dunia dan kemampuan batin untuk menampungnya. Hasilnya bukanlah kemajuan, melainkan kelelahan eksistensial. Kita merasa sibuk, tapi kosong. Berjejaring, tapi sepi. Tahu banyak hal, tapi tidak punya ruang untuk memikirkan apa artinya bagi hidup.

Page 1 of 3
123Next
Tags: DigitalSubchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

Menkomdigi Tegaskan Lulusan Perguruan Tinggi Harus Jadi Penjaga Ruang Digital
News

Menkomdigi Tegaskan Lulusan Perguruan Tinggi Harus Jadi Penjaga Ruang Digital

26 Apr 2026 15:36
Indonesia Butuh Lompatan Digital, Wamenkomdigi: Teknologi Harus Berdampak
News

Indonesia Butuh Lompatan Digital, Wamenkomdigi: Teknologi Harus Berdampak

23 Apr 2026 18:51
Kemenperin Apresiasi Komitmen Apple Perkuat Ekosistem Inovasi Digital
Ekonomi

Kemenperin Apresiasi Komitmen Apple Perkuat Ekosistem Inovasi Digital

21 Apr 2026 18:43
Pemerintah Harus Benahi Pasar Digital Agar Lebih Adil Bagi UMKM
Ekonomi

Pemerintah Harus Benahi Pasar Digital Agar Lebih Adil Bagi UMKM

8 Apr 2026 23:25
“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi
Berita Utama

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

15 Mar 2026 21:02
Kementerian Ekraf Jajaki Kolaborasi Bersama Asosiasi dan Badan Ekosistem Digital
Ekonomi

Kementerian Ekraf Jajaki Kolaborasi Bersama Asosiasi dan Badan Ekosistem Digital

13 Mar 2026 17:38
Next Post
Puluhan Jurig Menghiasi Kota Bandung, Jadi Tontonan Wisatawan

Puluhan Jurig Menghiasi Kota Bandung, Jadi Tontonan Wisatawan

Warga Dayeuhkolot Korban TPPO Disiksa di Kamboja, Dedi: Cape, Berharap Anak Saya Segera Pulang

Warga Dayeuhkolot Korban TPPO Disiksa di Kamboja, Dedi: Cape, Berharap Anak Saya Segera Pulang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU! Timezone Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

26 Apr 2026 08:00
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Hangry Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

26 Apr 2026 11:17
Barcelona dan Paris Saint-Germain Berebut Wonderkid Inacio

Barcelona dan Paris Saint-Germain Berebut Wonderkid Inacio

0
Jelang Duel Panas Kontra Barcelona, Real Madrid Kehilangan Dani Ceballos

Konflik dengan Pelatih, Dani Ceballos Terancam Tinggalkan Real Madrid

0
Chelsea Enggan Turunkan Harga, Jackson Jadi Rebutan Klub Papan Atas

Chelsea Enggan Turunkan Harga, Jackson Jadi Rebutan Klub Papan Atas

0
Duh, Ratusan Ton Gunungan Sampah di Pasar Baleendah, Sekda Jabar pun Turun Tangan

Duh, Ratusan Ton Gunungan Sampah di Pasar Baleendah, Sekda Jabar pun Turun Tangan

0
Simpel! Gini Cara Menghilangkan Kutu Rambut dengan Efektif

Simpel! Gini Cara Menghilangkan Kutu Rambut dengan Efektif

1 Mei 2026 19:30
Barcelona dan Paris Saint-Germain Berebut Wonderkid Inacio

Barcelona dan Paris Saint-Germain Berebut Wonderkid Inacio

1 Mei 2026 19:23
Jelang Duel Panas Kontra Barcelona, Real Madrid Kehilangan Dani Ceballos

Konflik dengan Pelatih, Dani Ceballos Terancam Tinggalkan Real Madrid

1 Mei 2026 19:08
Chelsea Enggan Turunkan Harga, Jackson Jadi Rebutan Klub Papan Atas

Chelsea Enggan Turunkan Harga, Jackson Jadi Rebutan Klub Papan Atas

1 Mei 2026 18:44
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.