terasjabar.id
Jumat, 8 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 8 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Sampah Pasar Gedebage Disulap Jadi Pupuk Organik, Produksi Ribuan Ton Siap Dukung Pertanian Bandung

Tiah SM by Tiah SM
23 Des 2025 16:36
in Berita Utama, Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Sampah Pasar Gedebage Disulap Jadi Pupuk Organik, Produksi Ribuan Ton Siap Dukung Pertanian Bandung

Direktur Utama CV Prosignal Karya Lestari, Aldy Ridwansyah serahkan 2 ton pupuk gratis ke Pemkot Bandung, Selasa (23122025)

RELATED POSTS

Pemkot Bandung Kaji Teknologi Alternatif Pengolahan Sampah Autothermix

Wali Kota Bogor Tinjau Kali Cibala, Soroti Penyempitan Aliran dan Sampah

Waduh, Sampah di Pasar Sehat Cileunyi Menggunung, Sekda Jabar Diminta Turun Tangan

Pemkab Bekasi Apresiasi Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ dan Pengolahan Sampah TPA Burangkeng

Dengan Membuat Sistem Biopori, Sampah Ke TPA akan Berkurang Hanya Tinggal Residu.

TERASJABAR.ID – Kebutuhan pupuk organik untuk sektor pertanian di Kota Bandung sejatinya tidak perlu lagi menjadi persoalan. Di Pasar Gedebage, sampah organik justru diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi melalui teknologi ramah lingkungan tanpa bahan kimia.
Pengolahan sampah ini dilakukan oleh CV Prosignal Karya Lestari dengan memanfaatkan teknologi biodigester dan bio-drying. Setiap harinya, sedikitnya 20 hingga 25 ton sampah organik dari aktivitas Pasar Gedebage mampu diolah menjadi berbagai produk turunan, mulai dari kompos padat, kompos cair, hingga olahan sabut kelapa.
Direktur Utama CV Prosignal Karya Lestari, Aldy Ridwansyah, mengatakan sampah yang selama ini menjadi masalah justru bisa menjadi peluang ekonomi jika dikelola dengan tepat.
“Pengolahan kami sepenuhnya tanpa bahan kimia. Mikroba alami digunakan untuk mempercepat fermentasi. Bahkan air hasil prosesnya aman dimanfaatkan sebagai pupuk cair atau dilepas ke lingkungan,” ujar Aldy saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (23/12/2025).
Aldy menjelaskan, produksi sampah organik dari Pasar Gedebage berkisar 4 hingga 6 ton per hari, dan bisa meningkat jika ditambah limbah sayur, buah, maupun sabut kelapa. Seluruh sampah tersebut ditangani tanpa proses insinerasi, sehingga lebih ramah lingkungan.
Sejak Juni hingga Desember 2025, pihaknya telah mengolah sekitar 3.000 ton sampah. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.700 ton telah menjadi produk olahan, sementara 1.300 ton lainnya masih berupa tumpukan kompos yang belum terserap pasar.
“Kami sangat berharap ada kolaborasi dengan Pemkot Bandung, khususnya dinas terkait seperti DKPP, DPKP, dan DLH. Hilirisasi ini penting karena output pengolahan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah,” tegasnya.
Sebagai langkah awal kerja sama, Aldy menyerahkan dua ton pupuk organik secara gratis kepada Pemerintah Kota Bandung.
“Saya senang Diskominfo Kota Bandung merespons positif peluang kerja sama ini. Untuk awal, kami serahkan pupuk gratis agar bisa dimanfaatkan langsung,” ujarnya.
Saat ini, penyerapan kompos rata-rata baru mencapai sekitar tujuh ton per hari, jauh dari kapasitas ideal. Menurut Aldy, sistem pengolahan ideal seharusnya berjalan seimbang.
“Kalau hari ini masuk 25 ton sampah, diproses 25 ton, maka keluar juga 25 ton. Dengan begitu, penumpukan bisa dihindari,” jelasnya.
Untuk mengatasi penumpukan, Prosignal Karya Lestari membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat dan petani untuk memanfaatkan kompos, bahkan secara gratis pada tahap uji coba.
“Kami persilakan siapa saja yang ingin mengambil. Gratis dulu, agar kualitasnya bisa dicoba langsung,” kata Aldy.
Ia memastikan kompos hasil olahan mengandung unsur hara penting seperti nitrogen, fosfat, dan kalium, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
“Untuk tanaman buah, kadar kalium bisa ditingkatkan. Sayuran lebih membutuhkan nitrogen, sementara tanaman keras butuh fosfat. Semua bisa kami sesuaikan,” paparnya.
Meski relatif aman dan tidak mencemari lingkungan, keterbatasan lahan operasional seluas 1.500 meter persegi membuat penumpukan kompos menjadi tantangan serius.
“Kompos yang menumpuk memang tidak berbahaya, bahkan makin lama makin subur. Tapi karena lahan terbatas, hilirisasi harus segera didorong,” ujarnya.
Aldy berharap pengolahan sampah di Pasar Gedebage dapat menjadi proyek percontohan nasional. Sejumlah lembaga nasional dan internasional seperti Bappenas, Kementerian Investasi, hingga Global Green Growth Institute (GGGI) telah berkunjung untuk melihat langsung proses pengolahan.
“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah kota maupun provinsi. Yang terpenting ada kepastian penyerapan, agar pengolahan sampah benar-benar memberi manfaat maksimal bagi lingkungan dan pertanian,”.ujar Aldy.
Tags: Jadi Pupuk OrganikPasar Gedebagesampah
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bandung Kaji Teknologi Alternatif Pengolahan Sampah Autothermix
Berita Utama

Pemkot Bandung Kaji Teknologi Alternatif Pengolahan Sampah Autothermix

7 Mei 2026 17:23
Wali Kota Bogor Tinjau Kali Cibala, Soroti Penyempitan Aliran dan Sampah
Daerah

Wali Kota Bogor Tinjau Kali Cibala, Soroti Penyempitan Aliran dan Sampah

6 Mei 2026 12:37
Waduh, Sampah di Pasar Sehat Cileunyi Menggunung, Sekda Jabar Diminta Turun Tangan
Bandung Raya

Waduh, Sampah di Pasar Sehat Cileunyi Menggunung, Sekda Jabar Diminta Turun Tangan

5 Mei 2026 18:41
Pemkab Bekasi Apresiasi Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ dan Pengolahan Sampah TPA Burangkeng
Daerah

Pemkab Bekasi Apresiasi Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ dan Pengolahan Sampah TPA Burangkeng

5 Mei 2026 16:00
Dengan Membuat Sistem Biopori, Sampah Ke TPA akan Berkurang Hanya Tinggal Residu.
Daerah

Dengan Membuat Sistem Biopori, Sampah Ke TPA akan Berkurang Hanya Tinggal Residu.

4 Mei 2026 15:50
Duh, Ratusan Ton Gunungan Sampah di Pasar Baleendah, Sekda Jabar pun Turun Tangan
Bandung Raya

Duh, Ratusan Ton Gunungan Sampah di Pasar Baleendah, Sekda Jabar pun Turun Tangan

1 Mei 2026 18:09
Next Post
Diduga Ribut Usai Nonton Kuda Renggong, Pemuda Tewas Penuh Luka Tusukan di Rancaekek

Diduga Ribut Usai Nonton Kuda Renggong, Pemuda Tewas Penuh Luka Tusukan di Rancaekek

Peringati Hari Ibu 2025, BIPEKA PKS Kota Bandung Dorong Aksi Nyata untuk Keluarga Tangguh dan Kepedulian Sosial

Peringati Hari Ibu 2025, BIPEKA PKS Kota Bandung Dorong Aksi Nyata untuk Keluarga Tangguh dan Kepedulian Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
Info Loker BUMN: KAI Services Bandung Buka Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

Info Loker BUMN: KAI Services Bandung Buka Lowongan Buat Lulusan SMA SMK

7 Mei 2026 16:55
TERBARU NIH! Cimory Bandung Buka Loker Helper Gudang Buat Lulusan SMA

TERBARU NIH! Cimory Bandung Buka Loker Helper Gudang Buat Lulusan SMA

7 Mei 2026 17:27
Info Part Time! Yummy Choice Indomaret Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Info Part Time! Yummy Choice Indomaret Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

6 Mei 2026 15:45
Polisi Tetapkan Ketua Hipmi Kab. Bandung sebagai Tersangka Dugaan Tipu Gelap Rp3 Miliar

Polisi Tetapkan Ketua Hipmi Kab. Bandung sebagai Tersangka Dugaan Tipu Gelap Rp3 Miliar

0
MUI Ciawigebang Menolak Kehadiran Aktivitas Tim Panji Gumilang

MUI Ciawigebang Menolak Kehadiran Aktivitas Tim Panji Gumilang

0
DPR Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

DPR Minta Pengelolaan Sampah Jadi Kesadaran Kolektif Nasional

0
Negara Perkuat Penindakan Terpadu Kejahatan Digital

Negara Perkuat Penindakan Terpadu Kejahatan Digital

0
Polisi Tetapkan Ketua Hipmi Kab. Bandung sebagai Tersangka Dugaan Tipu Gelap Rp3 Miliar

Polisi Tetapkan Ketua Hipmi Kab. Bandung sebagai Tersangka Dugaan Tipu Gelap Rp3 Miliar

8 Mei 2026 20:07
MUI Ciawigebang Menolak Kehadiran Aktivitas Tim Panji Gumilang

MUI Ciawigebang Menolak Kehadiran Aktivitas Tim Panji Gumilang

8 Mei 2026 19:50
DPR Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

DPR Minta Pengelolaan Sampah Jadi Kesadaran Kolektif Nasional

8 Mei 2026 19:29
Penyebab Bayi 9 Bulan Belum Tumbuh Gigi, Bunda Wajib Tahu!

Penyebab Bayi 9 Bulan Belum Tumbuh Gigi, Bunda Wajib Tahu!

8 Mei 2026 19:10
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.