TERASJABAR.ID – Di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tetap berkomitmen untuk tetap mendorong pembangunan di desa-desa.
Terkait hal itu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengajak aparat desa yang tergabung dalam DPD dan DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) untuk tetap semangat membangun desa.
Ia menegaskan keterbatasan anggaran bukan berarti pembangunan di desa berhenti, namun harus menjadi pemicu munculnya kreativitas aparat desa terutama dalam menetapkan skala prioritas dan tata kelola anggaran yang cermat.
“Provinsi Jabar juga sama, memiliki keterbatasan anggaran karena pengurangan dana bagi hasil dari pusat. Walaupun memiliki keterbatasan pembiayaan, kami akan membangun desa-desa, terutama infrastruktur. Dan akan dimulai dari tahun ini dan tahun ke depan,” ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi.
Ia menyampaikan hal itu dalam pertemuan bertajuk Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Desa dan Kelurahan di Bale Pakuan.
Pertemuan ini, menurut KDM, menjadi ajang silaturahmi dengan aparat desa serta ajang berbagi pemikiran untuk kemajuan desa di Jawa Barat.
Sekaligus menjawab kecemasan kepala desa dan lurah terkait kualitas pembangunan yang bakal menurun karena anggaran yang berkurang.
“Tadi sudah saya sampaikan bahwa Pemprov Jabar berkomitmen akan mendorong pembangunan infrastruktur desa. Karena kan yang menjadi kecemasan mereka seiring dengan menurunnya anggaran untuk desa, kualitas dan kuantitas pembangunan di desa menjadi menurun,” jelas KDM, dikutip laman resmi Pemprov Jabar.
















