TERASJABAR.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim bantuan logistik tambahan serta mendata korban luka dan meninggal akibat bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
Dilansir laman resmi Kemensos, disebutkan bahwa ahli waris korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan Rp15 juta dan luka berat Rp5 juta.
Bencana yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari tersebut mengakibatkan 8 korban meninggal dunia. Lima orang di antaranya telah berhasil diidentifikasi.
Selain korban meninggal, tercatat 33 orang mengalami luka berat, 35 orang luka ringan, serta 82 orang masih hilang.
“Pendataan korban dan ahli waris terus dilakukan secara bertahap agar penyaluran santunan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf.
Berdasarkan laporan sementara hingga Sabtu pukul 22.00 WIB, bencana berdampak terhadap 34 kepala keluarga atau 113 jiwa. Mereka kini mengungsi di aula Kantor Desa Pasirlangu.
Tanah longsor dipicu hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisarua sejak sehari sebelumnya. Kondisi tanah yang jenuh air pada kawasan dengan kontur lereng curam menyebabkan pergeseran tanah yang menimpa permukiman warga di Kampung Pasirkuning RT 05 RW 11 serta RT 01 RW 10, Desa Pasirlangu.
Proses pencarian dan pertolongan masih dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI-Polri, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat, Tagana, serta unsur terkait lainnya.
Korban luka maupun korban meninggal dunia telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cisarua.
















