TERASJABAR.ID – Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) bekerja sama dengan Pusdikpom Puspomad sukses menyelenggarakan Upacara Penutupan Latihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan bagi tenaga pendidik dan kependidikan di Lapangan Sudirman, pada hari Senin (26/1/2026).
Upacara yang dipimpin langsung oleh Danpusdikpom Puspomad, Kolonel CPM Uncok AM Simanjuntak dan dihadiri oleh jajaran Dekan, Kepala Biro, serta BPH Unjani. Kegiatan ini menjadi langkah strategis universitas dalam meningkatkan disiplin, loyalitas, dan jiwa kepemimpinan para pegawai guna mendukung optimalisasi tugas akademik maupun administrasi di lingkungan kampus.
Rangkaian upacara penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta pelatihan, penyematan brevet, serta penyerahan sertifikat kelulusan kepada perwakilan siswa, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima yang mengukuhkan selesainya masa penggemblengan fisik dan mental para peserta.

Seluruh prosesi ini menjadi simbol transisi para peserta yang telah siap kembali bertugas dengan semangat baru.
Dalam amanatnya, Kolonel CPM Uncok A.M. Simanjuntak, menekankan poin krusial agar para peserta mampu mengadopsi “mental petarung” dan nilai kedisiplinan yang didapat selama latihan ke dalam dunia pendidikan.
Beliau berharap kolaborasi antara kemampuan akademis sipil dan karakter disiplin militer dapat diaplikasikan secara nyata dalam tugas sehari-hari, bukan sekadar terjebak pada rutinitas seremonial.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan karakter ini akan menjadi modal utama untuk mengantarkan mahasiswa Unjani menuju kesuksesan di masa depan.

Acara penutupan dimeriahkan dengan demonstrasi bongkar pasang senjata dan yel-yel dari para mantan siswa LDKK Pegawai Unjani 2026, setelah rangkaian upacara selesai, kegiatan di lanjutkan dengan penyampaian ucapan terima kasih dari Unjani kepada Pusdikpom yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Hukum, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Wahyoedho Indrajit, S.H., M.H., dan diakhiri dengan sesi foto bersama di Tugu Pusdikpom.
Upacara ini tidak hanya menandai berakhirnya pelatihan, tetapi juga menegaskan komitmen berkelanjutan Unjani dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan memiliki integritas tinggi bagi bangsa dan negara










