TERASJABAR.ID – Keberadaan Teras Kamojang yang sering dikaitkan dengan area di sekitar Kawah Kamojang atau penginapan D’Glorious Crater Kamojang di Desa/Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung atau di perbatasan dengan Kabupaten Garut kini resmi ditutup total bagi pengunjung.
Hal ini menyusul di area dengan pemandangan hutan, kawah aktif, jembatan gantung (Jembatan Kuning), dan udara sejuk di ketinggian 1.180 mdpl ini, tepat di Teras Cihampelas ada retakan atau pergeseran tanah yang berpotensi longsor.
Camat Ibun, Akhmad Rifai ketika diikonfirmasi membenarkan area Teras Cihampelas telah ditutup total bagi pengunjung karena ada pergeseran tanah di sekitar area Teras Kamojang tersebut.
“Ya, sudah ditutup total oleh unsur Forkopimcam Ibun, Pemdes Ibun demi keselamatan masyarakat,” kata Akhmad Rifai, Jumat (30/1/2026).

Pihak dinas terkait di Pemkab Bandung, kata Akhmad Rifai, telah turun tangan melakukan assesment.
“Dinas terkait yang telah turun tangan, di antaranya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Bandung,” ungkap Akhmad Rifai.
Akhmad Rifai juga mengatakan, saat ini, di titik pergeseran tanah di Teras Komojang telah dipasang terpal untuk menutupnya, termasuk telah dipasang terpal. “Saat ini hanya penanganan sementara oleh unsur Forkimcam. Untuk penanganan selanjutnya oleh DPUTR,”tutur Akhmad Rifai.
Sementara itu, untuk mengantisipasi potensi bencana alam, Polsek Ibun pun telah melakukan tindakan preventif dengan memasang police line di area wisata Teras Kamojang. Langkah ini diambil setelah ditemukan retakan tanah yang cukup signifikan di lokasi tersebut.
Kapolsek Ibun, Iptu Deny Fourtjahjanto mengatakan, temuan retakan ini berpotensi memicu tanah longsor yang dapat membahayakan keselamatan warga maupun pengunjung.
“Kami bersama unsur Forkopimcam bersama aparat desa yang diwakili oleh Ketua RW setempat dinas terkait telah meninjau lokasi dan memutuskan untuk menutup sementara area Teras Kamojang dengan police line,” kata Deny.
Pemasangan police line, kata Deny, demi keamanan masyarakat mengingat retakan tanah yang ada cukup mengkhawatirkan.
Langkah penanganan darurat ini, selain melakukan sterilisasi area, Polsek Ibun juga telah melakukan sejumlah langkah darurat di lapangan.
” Mengimbau penghuni di 2 rumah yang posisinya paling dekat dengan titik retakan untuk mengungsi sementara waktu ke tempat yang lebih aman,”ujar Deny.
Selain itu, ungkap Deny, memberikan imbauan tegas kepada masyarakat dan wisatawan agar tidak mengunjungi area Teras Kamojang untuk sementara waktu.












