TERASJABAR.ID – Dampak minum air putih sebanyak 4 liter per hari dapat berbeda pada setiap orang.
Pada kondisi tertentu, jumlah ini bisa memberikan manfaat, namun pada situasi lain justru berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.
Kebutuhan cairan tubuh dipengaruhi oleh usia, aktivitas fisik, kondisi medis, serta suhu lingkungan.
Secara umum, orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 2–2,5 liter air per hari.
Pada orang yang banyak berkeringat, rutin berolahraga intens, berada di lingkungan panas, atau pada ibu menyusui, kebutuhan cairan memang bisa meningkat.
Dalam kondisi tersebut, minum air putih hingga 4 liter sehari dapat membantu menjaga hidrasi tubuh.
Asupan cairan yang cukup mendukung fungsi organ, membantu proses metabolisme, serta membuat tubuh terasa lebih segar dan fokus.
Selain itu, konsumsi air yang lebih banyak dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga membantu pengeluaran zat sisa dan menurunkan risiko infeksi saluran kemih.
Bagi orang dengan kebutuhan cairan tinggi, asupan air yang cukup juga berperan dalam menjaga fungsi ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal.
Pada ibu menyusui, hidrasi yang baik penting untuk mendukung produksi ASI.
Namun, minum air putih 4 liter sehari tidak dianjurkan untuk semua orang.
Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan hiponatremia, yaitu penurunan kadar natrium dalam darah yang berbahaya.
Selain itu, kelebihan cairan dapat membebani kerja ginjal dan jantung, serta mengganggu keseimbangan elektrolit.
Karena itu, jumlah konsumsi air sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh atau mengikuti saran dokter.-***

















