TERASJABAR.ID – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menghadiri kegiatan Pasamoan Agung High Level Meeting (HLM) TPID serta TP2DD Se-Jawa Barat di Alun-alun Kuningan, Kamis (05/02/2026).
Kegiatan ini mengambil tema “Strategi Pengendalian Inflasi Menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Serta Percepatan Digitalisasi Daerah”.
Dalam kesempatan tersebut, Diky Chandra meminta pihak Provinsi Jawa Barat untuk membantu wilayah Priangan Timur, khususnya Kota Tasikmalaya, agar bisa bersinergi melaksanakan government to government (G to G) guna menjawab beragam persoalan dan mengoptimalkan potensi ekonomi yang dimiliki wilayah tersebut.
“Priangan Timur butuh rumah kemasan, sentra pakan ternak, terminal agro, dan lain-lain agar tidak bergantung ke ibu kota Jawa Barat, sehingga pemerataan ekonomi wilayah bisa berjalan dengan lebih baik,” ujarnya.
Diky Chandra menyampaikan bahwa kesempatan berbicara tersebut diberikan secara mendadak, namun ia mampu menyampaikan gagasan secara lugas hingga mendapat perhatian langsung dari jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Bahkan kegiatan tersebut direspon langsung Sekda Provinsi Jawa Barat dan memerintahkan Asda 2 untuk segera melakukan komunikasi dan menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan Wakil Wali Kota Tasikmalaya tersebut.
“Dengan sinergitas yang terbangun, pemerataan pembangunan bukan lagi sekadar wacana, melainkan target nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Diky Chandra.
High Level Meeting ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah, khususnya dalam mendorong Priangan Timur menjadi kawasan yang mandiri, kompetitif, dan mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.***


















