TERASJABAR.ID – Tottenham Hotspur dikabarkan berada di ujung jalan bersama pelatih kepala Thomas Frank akibat rentetan hasil mengecewakan sepanjang musim ini.
Usai finis di posisi ke-17 Liga Premier musim 2024–25, Spurs sempat berharap bisa tampil lebih stabil dan menjauh dari zona berbahaya.
Namun harapan tersebut belum terwujud, karena klub asal London Utara itu kembali terjebak dalam musim yang sulit.
Kekalahan 0-2 dari Manchester United akhir pekan lalu semakin memperburuk situasi.
Dalam 10 pertandingan terakhir, Tottenham hanya mampu mencatat satu kemenangan, sementara dari 16 laga di semua kompetisi, mereka hanya dua kali meraih hasil maksimal.
Kondisi ini membuat Spurs terdampar di peringkat ke-15 klasemen sementara Liga Premier, dengan jarak hanya enam poin dari zona degradasi.
Tekanan terhadap Thomas Frank pun kian besar. Pelatih yang sebelumnya sukses bersama Brentford itu hanya mampu meraih 13 kemenangan dari total 37 laga kompetitif sejak menukangi Tottenham.
Laporan TEAMtalk menyebutkan bahwa manajemen klub tengah mempertimbangkan pemecatan Frank, dengan laga kandang melawan Newcastle United pada Selasa malam disebut berpotensi menjadi pertandingan terakhirnya.
Situasi Frank dinilai telah mencapai titik kritis, terlebih Tottenham belum meraih kemenangan liga sejak sebelum pergantian tahun.
Jika perpisahan benar-benar terjadi, asisten pelatih Johnny Heitinga diyakini akan ditunjuk sebagai pelatih sementara hingga akhir musim.
Sementara itu, Mauricio Pochettino kembali dikaitkan dengan kursi pelatih Spurs untuk musim 2026–27, meski saat ini masih fokus menangani tim nasional Amerika Serikat.-***













