TERASJABAR.ID – Menyanjung anak saat ia melakukan hal baik mungkin tampak sederhana, tetapi kebiasaan ini memiliki dampak besar bagi perkembangan emosional dan karakternya.
Pujian yang disampaikan dengan tepat dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus membentuk kepribadian yang positif.
Melalui pujian, anak juga memahami perilaku apa yang dihargai orang tuanya sehingga terdorong untuk mengulanginya.
Ada banyak manfaat memuji anak.
Pertama, pujian tulus membuat anak merasa usahanya dihargai, sehingga harga diri dan kepercayaan dirinya tumbuh.
Kedua, pujian menjadi umpan balik positif yang memotivasi anak untuk terus berusaha dan meraih pencapaian baru.
Ketiga, rasa percaya diri yang baik dapat menurunkan risiko anak mengalami kecemasan, perilaku agresif, hingga depresi.
Selain itu, pujian juga mempererat hubungan orang tua dan anak.
Anak yang merasa dihargai cenderung lebih terbuka dan tidak takut bercerita.
Kebiasaan ini turut mendorong anak mengulangi perilaku baik, seperti berbagi atau bersikap sabar, sehingga membantu membentuk karakter positif dan empati.
Agar manfaatnya optimal, pujian perlu diberikan dengan cara yang tepat.
Sampaikan secara spesifik agar anak tahu hal apa yang diapresiasi.
Fokuslah pada proses dan usaha, bukan semata hasil.
Lakukan dengan tulus, disertai kontak mata atau sentuhan hangat.
Hindari pujian berlebihan atau label tertentu yang bisa membuat anak tertekan atau sombong.
Dengan pendekatan yang seimbang, pujian dapat menjadi sarana efektif untuk mendukung tumbuh kembang anak secara emosional dan sosial.-***
















