TERASJABAR.ID – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan pengoperasian empat ruas tol fungsional pada periode arus mudik Lebaran 2026.
Hal ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran distribusi lalu lintas dan meminimalkan potensi kepadatan di sejumlah titik rawan kemacetan.
Dilansir siaran pers Jasa Marga, empat ruas tol fungsional yang disiapkan meliputi Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo, Jalan Tol Probolinggo–Situbondo-Banyuwangi, Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan), serta Jalan Tol Yogyakarta-Bawen.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa seluruh ruas tol fungsional yang dibuka pada arus mudik Lebaran 2026 tidak dikenakan tarif dan difokuskan sebagai jalur alternatif guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan masyarakat.
“Pengoperasian keempat ruas tol fungsional ini merupakan langkah strategis Jasa Marga dalam mengoptimalkan kapasitas jaringan jalan tol nasional selama periode mudik Lebaran, sekaligus mengurangi beban lalu lintas pada ruas-ruas eksisting yang selama ini menjadi titik kepadatan agar arus lalu lintas tetap lancar dan terjaga,” ujar Rivan.
Pada Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo, ruas fungsional yang sebelumnya hanya beroperasi hingga Prambanan akan diperpanjang dari Prambanan menuju Purwomartani sepanjang 12,23 KM. Melalui anak usaha PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), pengoperasian segmen Prambanan–Purwomartani ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan menuju Yogyakarta dan sekitarnya.
Selain meningkatkan konektivitas antara Kota Solo, Yogyakarta, dan wilayah sekitar, ruas tol fungsional ini juga diproyeksikan memangkas waktu tempuh Klaten–Yogyakarta dari sekitar 45 menit menjadi sekitar 20 menit serta mempermudah akses menuju kawasan pariwisata strategis, seperti Candi Prambanan.
Automotive Reviewer Ridwan Hanif mengatakan pengoperasian jalur fungsional Prambanan–Purwomartani dapat membantu menghemat waktu tempuh perjalanan para pemudik.

















