TERASJABAR.ID – Pihak keamanan Iran mengumumkan telah menangkap ratusan orang yang diduga terlibat dalam aktivitas spionase.
Kepala Kepolisian Iran, Ahmad Reza Radan, menyatakan bahwa aparat keamanan menahan sekitar 500 orang yang dicurigai bekerja untuk pihak asing maupun media yang dianggap memusuhi Iran.
Dalam keterangannya yang dikutip kantor berita Fars News Agency pada Minggu (15/3), Radan menjelaskan bahwa para tersangka diduga mengirimkan informasi sensitif kepada pihak yang disebut sebagai “musuh” negara.
Informasi tersebut, menurutnya, berkaitan dengan berbagai aktivitas di dalam negeri yang kemudian dimanfaatkan oleh pihak luar.
Ia menambahkan bahwa sekitar 250 dari orang-orang yang ditahan diduga secara langsung memberikan data terkait serangan terhadap Iran.
Selain itu, mereka juga disebut memiliki hubungan dengan kelompok tertentu yang dianggap berpotensi mengganggu stabilitas dan ketertiban umum di dalam negeri.
Penangkapan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah.
Iran sebelumnya melancarkan serangan terhadap wilayah Israel serta target militer Amerika Serikat di kawasan tersebut sebagai respons atas operasi militer gabungan kedua negara pada 28 Februari lalu.
Serangan awal operasi militer itu disebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Selain itu, sebuah sekolah perempuan di wilayah selatan Iran juga dilaporkan hancur akibat pemboman oleh pasukan Amerika Serikat.
Menurut otoritas Iran, rangkaian peristiwa tersebut telah menyebabkan lebih dari 1.300 orang meninggal dunia.-***

















