TERASJABAR.ID – Pep Guardiola dikenal sebagai pelatih yang jarang secara terbuka mengakui kesalahan dalam keputusan taktisnya.
Namun, setelah Manchester City hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan West Ham United, pelatih asal Spanyol tersebut membuat pengakuan yang cukup mengejutkan.
Guardiola menilai keputusan terkait susunan pemain pada pertandingan tersebut tidak sepenuhnya tepat.
Ia mengakui bahwa tidak menurunkan Rayan Cherki sejak awal laga mungkin menjadi salah satu kekeliruan yang memengaruhi performa tim.
Pengakuan itu disampaikan Guardiola saat menilai penampilan City yang terlihat kurang tajam dan minim kreativitas di lini serang.
Ketika ditanya apakah Cherki seharusnya dimainkan sebagai playmaker dibandingkan Antoine Semenyo, Guardiola tidak mengelak dari kritik yang diarahkan kepadanya.
Ia bahkan secara terbuka menyatakan siap menerima penilaian tersebut.
Menurutnya, Cherki memiliki kualitas yang sangat baik untuk mengisi peran kreatif di lini tengah.
Oleh karena itu, ia tidak keberatan jika publik maupun media mengkritik keputusannya pada laga tersebut.
Dalam pertandingan itu, City dinilai kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Guardiola menyebut timnya kehilangan ide di sepertiga akhir lapangan, terutama saat memberikan umpan terakhir.
Padahal musim ini Cherki tampil cukup impresif dengan sembilan gol di semua kompetisi serta delapan assist di Premier League. Jumlah assist tersebut hanya kalah dari Bruno Fernandes yang telah mencatatkan 14 assist.-***
















