TERASJABAR.ID – Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, jajaran Satlantas Polres Garut memberlakukan rekayasa arus berupa sistem one way sebanyak 9 kali.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik rawan kemacetan, khususnya di jalur Limbangan-Malangbong serta Tarogong–Leles–Kadungora, pada Rabu (18/3/2026).
Penerapan sistem satu arah ini dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan volume kendaraan yang didominasi pemudik dari arah Bandung menuju Garut, Tasikmalaya, Ciamis.
Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya penguraian arus lalu lintas agar tetap lancar dan aman bagi para pengguna jalan. “Seiring meningkatnya arus mudik, kami melakukan rekayasa lalu lintas berupa one way secara bertahap di titik-titik tertentu guna mengurai kepadatan kendaraan,” ujarnya.
Adapun pelaksanaan one way di jalur Limbangan – Malangbong di antaranya dilakukan pagi di mulai sekitar pukul 06.15 WIB hingga siang hari dengan durasi bervariasi antara 15 hingga 35 menit. Titik pending utama berada di kawasan Puskesmas, Kaum Lewo, hingga Selaawi.
Sementara itu, di jalur Kadungora, sistem one way juga diberlakukan sebanyak dua kali, masing-masing sekitar pukul 08.45-09.00 WIB dan 09.40-10.00 WIB, dengan titik pending di Jalan Baru Kadungora untuk mengurai arus menuju pusat kota Garut.
Secara keseluruhan, sembilan kali pemberlakuan one way ini difokuskan bagi kendaraan dari arah Bandung menuju Garut, Tasikmalaya dan Ciamis yang mengalami lonjakan signifikan sejak pagi hari.
Pihaknya mengimbau kepada para pemudik untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga keselamatan berkendara, serta mempersiapkan perjalanan dengan baik guna menghindari kepadatan.*
















