Catatan : Imam Wahyudi (iW)
SUASANA berbeda pada puncak arus mudik Lebaran, tampak di sejalur pantura (Pantai Utara). Sapaan “Selamat Idulfitri 1447-H” dari Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Tengah menyambut para pemudik. Berupa tampilan visual papan reklame luar ruang (billboard) ukuran jumbo.
Diawali di sekitar Losari, Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kab. Brebes yang sudah masuk wilayah Jawa Tengah. Tampak billboard format vertikal ukuran besar (5 x 10 meter) yang bagai mengucapkan “selamat datang” menuju kampung halaman. Terpampang di dekat gerbang tol Brebes Barat (lintasan tol Pejagan – Pemalang). Menyusul di kabupaten/kota yang di lintasan Pantura, dari Brebes hingga Semarang, ibukota Provinsi Jawa Tengah.
Penayangan billboard itu melengkapi puncak kegiatan “Mudik Ceria PAN” yang dipromotori Fraksi PAN DPR-RI. Keberangkatan ditandai kibaran bendera start oleh Ketua Fraksi, Putri ZulHas. Berlangsung meriah di kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu, 15 Maret lalu.
Mudik gratis kali ini menjangkau sekitar delapan provinsi, meliputi 28 kabupaten dan kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera. Menggunakan dua moda transportasi, kereta api dan bus. Dikabarkan, tercatat lebih dua juta peminat mendaftar via online. “Minat dan kebutuhan warga sangat besar sebagai ekspresi rindu kampung halaman,” kata Putri ceria.
PAN Jateng Menyapa Warga
Bagi PAN Jawa Tengah, program penayangan billboard ucapan “Selamat Idulfitri 1447-H, Mohon Maaf Lahir & Batin” merupakan puncak kegiatan menyambut perayaan Lebaran. Dipimpin langsung Ketua DPW PAN Jawa Tengah, Sakti Wahyu Trenggono.
Sakti Trenggono yang dikenal pula sebagai Menteri Kelautan & Perikanan RI mengatakan, tampilan billboard ukuran jumbo itu sebagai bentuk sapaan atau sambutan hangat kepada para pemudik. “Adalah penghormatan atau apresiasi kami kepada para pejuang keluarga di perantauan,” kata Sakti dengan tatapan mata berbinar.
Sebelum puncak kegiatan itu, Sekretaris DPW PAN Jawa Tengah, Sunarmin — mengkonfirmasi dua kegiatan lainnya menyambut Lebaran. Acara “Mudik Ceria PAN” juga digelar, dengan mengerahkan puluhan bus. Mencakup tujuan mudik ke kabupaten dan kota se-Jawa Tengah. Sebelum itu, PAN Jawa Tengah menebar bantuan paket sembako kepada komunitas Ojol (ojek online -pen), yatim piatu, pedagang kaki lima dan warga umumnya. “Manifestasi respek dan sapaan hangat, sesuai arahan Ketum PAN,” kata Sunarmin di Solo, Minggu kemarin.
Sekretaris DPW PAN Jateng, Sunarmin mengatakan billboard ucapan “Selamat Idulfitri 1447-H, Mohon Maaf Lahir & Batin” sebagai bentuk simpatik kepada masyarakat pemudik yang menuju kabupaten/kota di Jateng. “Tentu saja atas arahan pak ketua (Sakti Wahyu Trenggono -Red,” katanya di Solo, Minggu kemarin.
Perjalanan penulis ke Semarang pada the day Lebaran, sengaja memilih jalan arteri. Minat menyaksikan keriuhan suasana mudik. Selepas gerbang tol Palimanan (Cirebon, Jabar) melintasi jalan nasional atau jalur pantura Jawa Tengah. Mulai dari titik Losari ke arah Kota Semarang.
Di kawasan Losari yang termasuk Kabupaten Brebes, sudah tampak tayangan billboard “Selamat Idulfitri 1447-H, Mohon Maaf Lahir & Batin” yang dirilis DPW PAN Jawa Tengah. Tampak foto Ketum DPP PAN, Zulkifli Hasan (ZulHas). Membersamai di sisi kanan, foto Sakti Wahyu Trenggono selaku Ketua DPW PAN Jawa Tengah dan sekretarisnya, Sunarmin. Ketiganya tampak kompak berkostum kemeja putih.
Penayangan billboard Lebaran itu mencakup kabupaten dan kota se-Jawa Tengah. Sejak titik Losari, berlanjut ke jalur Pantura menuju kota Semarang. Meliputi Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang hingga Ungaran, Kab. Semarang. Di antaranya format horisontal (landscape) , juga ukuran jumbo 5 x 10 meter — terpampang di Jl. Anjasmara Raya, Semarang. Sejumlah lainnya dengan format serupa tampak di Jl. Piere Tendean dan Jl. Ahmad Yani, seputar kampus Universitas Muhammadiyah Solo (UMS), keduanya di Kota Solo. Dua lainnya menghiasi Kabupaten Boyolali, dekat gerbang tol Boyolali dan lintasan ke arah Semarang – Solo.
Tayangan billboatd “Selamat Idulfitri 1447-H” yang digelar DPW PAN Jawa Tengah, juga menyusur kabupaten di pusaran tengah provinsi itu — menuju daerah selatan Jawa Tengah. Antara lain Magelang, Salatiga, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, Purwokerto, Purbalingga hingga Cilacap.
Diperoleh informasi, kegiatan tayangan billboard dilakukan hanya dalam tempo 2 x 24 jam. Mirip fresh from the oven, model “afdruk kilat”. Masih hangat dan tersaji sesuai momentum. Semangat “Bandung Bondowoso”, kisah legenda membangun seribu candi dalam semalam — sebagai kiasan all out. Salut!***
*) jurnalis senior di bandung

















