TERASJABAR.ID – Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat menilai rencana penerapan pembelajaran daring sebagai salah satu langkah pemerintah untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) harus dipersiapkan secara serius dan menyeluruh.
Menurutnya, kesiapan yang matang sangat penting agar proses belajar mengajar tetap berjalan efektif dan sesuai harapan.
“Sejumlah langkah teknis yang komprehensif, menyinkronkan kebijakan antarkementerian dan pemerintah daerah harus dilakukan, untuk memastikan tidak ada satu anak pun yang kehilangan hak belajarnya dalam penerapan kebijakan pembelajaran secara daring itu,” kata Lestari Moerdijat, seperti ditulis Parlementaria pada Selasa (24/3/2026).
Sebelumnya, Pratikno selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyampaikan bahwa upaya penghematan BBM akan dilakukan melalui efisiensi operasional gedung perkantoran dan sekolah.
Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah kembali menerapkan pembelajaran daring seperti saat pandemi COVID-19.
Lestari yang juga menjabat Wakil Ketua MPR RI mengingatkan agar pengalaman selama penerapan pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi dijadikan pelajaran.
Saat itu, berbagai kendala muncul, mulai dari kesiapan guru yang belum optimal, beban tambahan bagi orang tua, hingga menurunnya kualitas pembelajaran siswa.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana pendukung, terutama infrastruktur digital.
Lestari berharap pemerintah pusat dan daerah dapat bekerja sama dengan masyarakat agar pelaksanaan pembelajaran daring benar-benar berjalan baik dan tetap menjamin kualitas pendidikan bagi generasi muda.-***
















