terasjabar.id
Kamis, 26 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Kamis, 26 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

BAIS dan Ujian Akuntabilitas TNI

Herman by Herman
26 Mar 2026 11:28
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 5 mins read
A A
0
BAIS dan Ujian Akuntabilitas TNI

Oleh: Dr. Selamat Ginting
Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (UNAS)

Pendahuluan

Penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dari Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Rabu (25/3/2026) di tengah mencuatnya dugaan keterlibatan personel BAIS TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras Andrie Yunus, bukanlah peristiwa administratif biasa.

Ini adalah sinyal kuat TNI sedang menghadapi ujian serius. Bukan hanya soal disiplin internal, tetapi juga menyangkut legitimasi institusional di ruang publik.

Kasus ini sensitif karena melibatkan unsur intelijen militer. Sebuah domain institusi yang secara inheren mestinya bekerja dalam senyap, tertutup, dan berisiko tinggi.

Ketika aktor dari wilayah “sunyi” ini justru muncul dalam kasus kekerasan yang terang-benderang di ruang publik, maka yang dipertaruhkan bukan sekadar individu, melainkan kredibilitas sistem.

Konsolidasi di Level Tertinggi

Dari perspektif militer, langkah menyerahkan jabatan Kepala BAIS TNI langsung kepada Panglima TNI, mencerminkan pola klasik dalam manajemen krisis organisasi bersenjata, yakni sentralisasi kendali untuk stabilisasi cepat.

Dalam struktur militer, terutama pada satuan strategis seperti BAIS TNI, setiap pelanggaran oleh personel tidak pernah dianggap berdiri sendiri.

Peristiwa ini akan dibaca sebagai potensi gangguan terhadap rantai komando, kohesi satuan, dan bahkan keamanan informasi.

Oleh karena itu, respons yang diambil bukan sekadar penindakan individual, melainkan juga langkah struktural.

Pengambilalihan langsung oleh Panglima TNI menunjukkan dua hal. Pertama, kasus ini dipandang cukup serius sehingga harus ditangani di level tertinggi.

RELATED POSTS

Bukan untuk Berperang! TNI di Gaza Fokus Lindungi Warga Sipil dan Bantuan Kemanusiaan

Bank bjb dan TNI AL Lanjutkan Kolaborasi untuk Penguatan Layanan Keuangan

Pascabanjir Aceh, TNI Fokuskan Trauma Healing bagi Anak-Anak Pengungsi

Kekompakan Pemkot, TNI dan Polri Jadi Penopang Keamanan Bandung

Nurul Arifin Dorong TNI Perkuat Teknologi AI dan Pertahanan Siber

Kedua, ada kebutuhan untuk memastikan tidak terjadi friksi internal atau loyalitas ganda yang dapat menghambat proses hukum maupun investigasi.

Langkah ini sekaligus dapat dibaca sebagai upaya “sterilisasi organisasi”, membersihkan potensi residu konflik di dalam tubuh BAIS TNI agar fungsi intelijen strategis tetap berjalan tanpa gangguan.

Persepsi dan Politisasi

Di luar dimensi internal, keputusan ini juga sarat dengan kalkulasi politik. Dalam konteks Indonesia, kasus penyiraman air keras memiliki resonansi emosional yang kuat di masyarakat. Presiden Prabowo Subianto pun bereaksi dan meminta Mabes TNI mengusut tuntas kasus ini.

Ini bukan sekadar tindak kriminal, melainkan dihubungkan dengan simbol kekerasan yang kerap dikaitkan dengan dampak hukum dan ketidakadilan.

Jika tidak ditangani secara cepat dan transparan, kasus ini justru berpotensi berkembang menjadi krisis kepercayaan terhadap TNI.

ADVERTISEMENT

Apalagi, selama ini TNI menikmati tingkat kepercayaan publik yang relatif tinggi dibandingkan institusi lain.

Dengan menarik kendali ke Panglima, TNI berusaha mengirim pesan bahwa institusi tidak mentolerir pelanggaran, bahkan jika itu melibatkan unit strategis sekalipun.

Inilah bentuk manajemen persepsi yang penting untuk mencegah berkembangnya narasi militer melindungi anggotanya sendiri.

Lebih jauh, langkah ini juga dapat dilihat sebagai upaya “pre-emptive” untuk mencegah politisasi. Dalam iklim demokrasi, setiap kasus yang melibatkan aparat bersenjata selalu berpotensi ditarik ke arena politik.

Baik untuk mengkritik peran militer di ruang sipil maupun untuk menghidupkan kembali trauma masa lalu.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Slamet gintingTNI
ShareTweetSend

Related Posts

Bukan untuk Berperang! TNI di Gaza Fokus Lindungi Warga Sipil dan Bantuan Kemanusiaan
News

Bukan untuk Berperang! TNI di Gaza Fokus Lindungi Warga Sipil dan Bantuan Kemanusiaan

23 Feb 2026 22:35
Bank bjb dan TNI AL Lanjutkan Kolaborasi untuk Penguatan Layanan Keuangan
Berita Bank bjb

Bank bjb dan TNI AL Lanjutkan Kolaborasi untuk Penguatan Layanan Keuangan

31 Des 2025 16:14
Pascabanjir Aceh, TNI Fokuskan Trauma Healing bagi Anak-Anak Pengungsi
News

Pascabanjir Aceh, TNI Fokuskan Trauma Healing bagi Anak-Anak Pengungsi

21 Des 2025 15:09
Kekompakan Pemkot, TNI dan Polri Jadi Penopang Keamanan Bandung
Bandung Raya

Kekompakan Pemkot, TNI dan Polri Jadi Penopang Keamanan Bandung

23 Okt 2025 17:30
Nurul Arifin Dorong TNI Perkuat Teknologi AI dan Pertahanan Siber
News

Nurul Arifin Dorong TNI Perkuat Teknologi AI dan Pertahanan Siber

9 Okt 2025 22:02
HUT Ke-80, TNI Bagikan Ribuan Paket Sembako dan Layanan Sunat Massal untuk Warga Bandung dan Sekitarnya
News

HUT Ke-80, TNI Bagikan Ribuan Paket Sembako dan Layanan Sunat Massal untuk Warga Bandung dan Sekitarnya

9 Okt 2025 11:57
Next Post
Pengiriman 1.500 Liter Tuak Asal Cidaun Cianjur Tercium Polisi di Soreang

Pengiriman 1.500 Liter Tuak Asal Cidaun Cianjur Tercium Polisi di Soreang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK, Knitto Group Bandung Buka Loker Terbaru, Minat?

Buat Lulusan SMA SMK, Knitto Group Bandung Buka Loker Terbaru, Minat?

24 Mar 2026 16:43
Kejati Jabar Akan Mulai Penyelidikan Penyimpangan Proyek PJU Bernilai Ratusan Miliar

Kejati Jabar Akan Mulai Penyelidikan Penyimpangan Proyek PJU Bernilai Ratusan Miliar

24 Mar 2026 15:48
Ketua Kadin Karawang Emay Ahmad Maehi Meninggal Dunia

Ketua Kadin Karawang Emay Ahmad Maehi Meninggal Dunia

22 Mar 2026 17:56
Terbaru, Eigerindo Bandung Buka Loker Customer Service, Minat?

Terbaru, Eigerindo Bandung Buka Loker Customer Service, Minat?

25 Mar 2026 15:00
Pengiriman 1.500 Liter Tuak Asal Cidaun Cianjur Tercium Polisi di Soreang

Pengiriman 1.500 Liter Tuak Asal Cidaun Cianjur Tercium Polisi di Soreang

0
BAIS dan Ujian Akuntabilitas TNI

BAIS dan Ujian Akuntabilitas TNI

0
Harga Emas Antam Hari Ini Terpantau Stabil, Buyback Turun Hingga Rp17.000

Harga Emas Antam Hari Ini Terpantau Stabil, Buyback Turun Hingga Rp17.000

0
Miris, Pemuda di Tuban Tega Aniaya Ayahnya hanya Karena Uang Rp20 Ribu

Miris, Pemuda di Tuban Tega Aniaya Ayahnya hanya Karena Uang Rp20 Ribu

0
Pengiriman 1.500 Liter Tuak Asal Cidaun Cianjur Tercium Polisi di Soreang

Pengiriman 1.500 Liter Tuak Asal Cidaun Cianjur Tercium Polisi di Soreang

26 Mar 2026 13:33
BAIS dan Ujian Akuntabilitas TNI

BAIS dan Ujian Akuntabilitas TNI

26 Mar 2026 11:28
Harga Emas Antam Hari Ini Terpantau Stabil, Buyback Turun Hingga Rp17.000

Harga Emas Antam Hari Ini Terpantau Stabil, Buyback Turun Hingga Rp17.000

26 Mar 2026 10:39
Miris, Pemuda di Tuban Tega Aniaya Ayahnya hanya Karena Uang Rp20 Ribu

Miris, Pemuda di Tuban Tega Aniaya Ayahnya hanya Karena Uang Rp20 Ribu

26 Mar 2026 10:08
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.