TERASJABAR.ID – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melakukan Peluncuran dan Sosialisasi Pemilihan SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) Tahun 2026, Kamis (26/3/2026).
Dilansir laman Kemdiktisaintek, langkah itu merupakan komitmen nyata pemerintah dalam memperkuat fondasi pendidikan nasional guna mencetak generasi emas yang kompetitif di kancah internasional.
Kegiatan yang berlangsung secara hibrid ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kementerian terkait hingga kepala sekolah SMA/MA dari seluruh wilayah di Indonesia.
Gelaran ini dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto didampingi oleh Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek), Ahmad Najib Burhani. Kehadiran para pimpinan tinggi juga menegaskan urgensi program SUGT 2026 sebagai prioritas nasional.
Dalam sambutannya, Menteri Brian menegaskan bahwa program SMA Unggul Garuda Transformasi merupakan bagian strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang terintegrasi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.
Program ini dirancang untuk mendorong lahirnya talenta unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan daya saing global, khususnya di bidang sains dan teknologi.
“Program SMA Unggul Garuda Transformasi adalah jembatan penting yang menghubungkan pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi, dirancang untuk mendorong terciptanya pendidikan berkualitas yang mampu mendukung dan memimpin peserta didik untuk menghasilkan lulusan berdaya saing global sehingga mampu melanjutkan pendidikannya ke berbagai perguruan tinggi terbaik di dunia dan dalam negeri,” ujar Menteri Brian.
SMA Unggul Garuda Transformasi merupakan program pengembangan bagi SMA dan MA yang dipilih berdasarkan rekam jejak dalam pembinaan prestasi akademik peserta didik.

















