TERASJABAR.ID – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuding Amerika Serikat menerapkan standar ganda dalam menyikapi konflik di Timur Tengah.
Melalui pernyataan yang diunggah di platform X, ia menilai sikap Washington tidak konsisten ketika menilai tindakan Iran dan Israel dalam situasi yang sama.
Araghchi menyebut Amerika Serikat justru mendukung blokade yang dilakukan Israel terhadap Gaza, bahkan menghentikan bantuan kemanusiaan dengan alasan keamanan.
Namun di sisi lain, menurutnya, AS mengecam Iran ketika negara tersebut berupaya mempertahankan kepentingannya sendiri, termasuk terkait situasi di Selat Hormuz.
Ia menilai perbedaan sikap tersebut menunjukkan adanya standar yang tidak adil dalam penerapan hukum internasional.
Dalam pandangannya, tindakan Israel kerap dianggap wajar oleh negara-negara Barat, sementara langkah yang diambil Iran untuk merespons tekanan justru dipandang sebagai pelanggaran.
Melalui unggahan tersebut, Araghchi juga menekankan bahwa hukum internasional tidak seharusnya diperlakukan sebagai alat yang digunakan secara sepihak untuk kepentingan politik tertentu.
Ia menilai aturan global seharusnya diterapkan secara adil kepada semua pihak tanpa membedakan negara mana yang terlibat.
Pernyataan ini pun menambah ketegangan diplomatik di tengah situasi kawasan yang masih memanas, terutama setelah meningkatnya konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan sekutu mereka dalam beberapa waktu terakhir.-***
















