TERASJABAR.ID – Istilah “darah manis” sering digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit yang mudah gatal, muncul bentol besar, atau luka yang sulit sembuh.
Namun, dalam dunia medis, keluhan tersebut kerap dikaitkan dengan gangguan kadar gula darah, terutama diabetes.
Karena itu, mengenali tanda-tandanya sejak dini sangat penting agar risiko komplikasi bisa dicegah.
Ciri-ciri darah manis biasanya muncul secara bertahap dan sering dianggap sepele.
Salah satu tanda yang paling umum adalah luka yang lama sembuh, bahkan luka kecil seperti goresan atau bekas gigitan serangga.
Kondisi ini terjadi karena kadar gula darah yang tinggi dapat mengganggu aliran darah dan menurunkan daya tahan tubuh, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih lambat dan rentan infeksi.
Selain itu, gatal berkepanjangan juga sering dialami, terutama di area lipatan tubuh.
Munculnya bentol yang berlebihan setelah gigitan serangga, kesemutan di tangan dan kaki, sariawan yang sering kambuh, serta gusi yang mudah bengkak atau berdarah juga dapat menjadi tanda adanya gangguan gula darah.
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko kondisi ini, seperti riwayat keluarga diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan kurang aktivitas fisik.
Untuk mencegahnya, penting menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, serta memeriksa kadar gula darah secara berkala.
Dengan mengenali gejalanya sejak awal, risiko komplikasi yang lebih serius bisa ditekan.-***

















