TERAS JABAR – Ini kisah Aipda Vicky Katiandagho yang dahulu dikenal sebagai anggota polisi yang berani. Sosok berambut panjang yang teguh pada prinsip, tak gentar melawan arus ketika kejujuran dipertaruhkan.
Namun perjalanan hidup membawanya pada pilihan yang tak mudah. Ketika perjuangannya dalam membongkar korupsi terancam terhenti oleh mutasi yang misterius, ia dihadapkan pada dilema antara bertahan atau tetap setia pada nilai yang diyakininya.
Dengan keberanian yang sama seperti saat mengenakan seragam, ia memilih mundur. Bukan karena kalah, tetapi karena ingin menjaga integritas. Ia meninggalkan dunia kepolisian, dan memulai lembaran baru sebagai penjual kopi di pinggir jalan.
Kini, di balik kesederhanaan warung kopi, ia menemukan ketenangan. Hidup tanpa suap, tanpa tekanan, dan tetap memegang teguh kejujuran. Dari Kanit Pidsus hingga menjadi peracik kopi, kisahnya bukan sekadar perubahan profesi—melainkan perjalanan tentang keberanian memilih jalan yang benar, meski harus dimulai dari nol.***
















