TERASJABAR.ID – Makanan basa semakin populer sebagai bagian dari pola hidup sehat, terutama untuk membantu menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh.
Pola makan ini dipercaya dapat meredakan gejala asam lambung serta mendukung fungsi organ agar tetap optimal.
Makanan basa adalah jenis makanan yang setelah dicerna menghasilkan sisa metabolisme bersifat basa atau rendah asam.
Jadi, penilaiannya bukan dari pH makanan sebelum dikonsumsi, melainkan setelah diproses oleh tubuh.
Meski tubuh memiliki mekanisme alami untuk menjaga keseimbangan ini melalui ginjal dan paru-paru, konsumsi makanan basa tetap membantu karena umumnya kaya serat, vitamin, dan mineral.
Mengonsumsi makanan basa secara rutin dapat memberikan berbagai manfaat, seperti membantu mengurangi gejala GERD dengan menetralkan asam lambung, serta menekan produksi enzim yang memicu rasa perih.
Selain itu, makanan basa juga dapat mengurangi peradangan karena membantu menjaga pH tubuh tetap seimbang, sekaligus melawan radikal bebas berkat kandungan antioksidan.
Manfaat lainnya adalah mendukung kerja ginjal agar lebih ringan dalam membuang sisa metabolisme, serta membantu menjaga kesehatan tulang dengan mencegah berkurangnya kalsium.
Jenis makanan basa umumnya berasal dari tumbuhan, seperti buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, umbi, dan rempah.
Sementara itu, makanan hewani dan tinggi gula cenderung bersifat asam, namun tetap boleh dikonsumsi dengan porsi seimbang.
Untuk menjaga keseimbangan, perbanyak konsumsi buah dan sayur, batasi makanan olahan, cukup minum air, serta jaga pola makan tetap teratur.-***













