terasjabar.id
Rabu, 8 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Iran: “Kekuatan” di Tengah Pengepungan dan Tekanan.

Herman by Herman
7 Apr 2026 22:20
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Iran: “Kekuatan” di Tengah Pengepungan dan Tekanan.

Oleh:Aguk Irawan MN

Iran hari ini mungkin sebuah bangsa antitesis. Bayangkan, tanpa kartu kredit internasional, tanpa bank kelas dunia, tanpa supermarket waralaba global, dan nyaris tanpa produk impor, mereka bertransformasi menjadi bangsa yang “mandiri”. Empat puluh tujuh tahun sudah dunia mencoba mengurungnya dalam jeruji embargo, namun Iran adalah anomali yang indah—sebuah negeri yang memilih untuk “menjadi” di saat dunia memaksanya untuk “tiada”.

Restoran-restoran internasional ala Barat perlahan surut, digantikan oleh kedai-kedai lokal yang menyajikan Kebab Koobideh dengan aroma safron yang menggiurkan. Pemimpin datang dan pergi, bahkan dirongrong dari dalam, namun dari puing-puing tekanan itu, tumbuh generasi baru—generasi militan yang terdidik dari universitas dalam negeri, bukan dari Eropa.

Mereka sadar, kemandirian adalah harga mati. “Sejarah” pengepungan di tepian sungai Zayanderud yang melintasi Isfahan “ditenun” dengan benang-benang sutra dan wol terbaik. Ketika awan gelap embargo Barat menggantung lebih dari empat dekade, uang Rial Iran rontok tak berharga, negeri ini tidak tumbang. Ia justru menenun takdirnya sendiri.

Di pasar-pasar tradisional, Karpet Tabriz dan Isfahan—yang terkenal dengan simpul ganda, corak kerawang dan benang sutra murni—dijual dengan harga “murah” bagi pengunjung luar. Kerajinan tembaga dari Zanjan berkilau seperti menantang cahaya, membuktikan bahwa tangan-tangan lokal lebih tajam daripada mesin-mesin Barat. Semua itu seperti memberi “isyarah” bahwa warisan Persia tidak bisa dibekukan oleh sanksi.

Sementara itu, ketika Iran “hening” oleh isolasi, lahir karya sastra adiluhung yang diakui dunia.
Sastra Iran terus berkembang lewat puisi-puisi yang mengalir dari nafas Rumi dan Hafez yang diperbarui, menyusul jejak Shirin Ebadi (Peraih Nobel Perdamaian 2003) dan menarasikan perlawanan yang damai, namun tajam seperti Narges Mohammadi (Peraih Nobel Perdamaian 2023).

RELATED POSTS

Iran Sebut Ancaman Donald Trump Bisa Dikategorikan Kejahatan Perang

Iran Tolak Ancaman, Balas Peringatan Donald Trump

Gencatan Senjata Alami Kebuntuan, Iran Tolak Bertemu Pejabat AS

Jet Tempur AS Jatuh di Iran, Dua Negara Berlomba Selamatkan Awak

IRAN SEMAKIN MENUAI BANYAK DUKUNGAN.

Di layar perak, film-film mereka menyihir juri Oscar, seperti A Separation karya Asghar Farhadi yang menyabet Piala Oscar Film Berbahasa Asing Terbaik. Itu adalah bukti bahwa seni Iran tumbuh melampaui batas sensor. Sihir berikutnya, ada di balik dinding perindustrian mereka. Drone-drone canggih yang ditakuti Barat diproduksi sendiri dengan biaya rendah namun berdampak strategis tinggi. Kerajinan tembaga yang ditempa tangan menjadi simbol bahwa teknologi tinggi dan seni tradisional bisa berjalan berdampingan.

Iran, dengan cerdik, menghukum siapa pun yang menjalin hubungan ekonomi dengan musuh mereka. Namun, hukuman itu adalah “pelukan” bagi Rusia, Cina, dan Korea Utara. Mereka membangun koalisi permanen, senasib sepenanggungan, menciptakan kekuatan tandingan yang membuat NATO berpikir dua kali untuk bertindak gegabah.

ADVERTISEMENT

Inilah perpaduan sinergis yang dirawat telaten: Agama, Ilmu, dan Amal. Islam di Iran tidak hanya ada di masjid, madrasah dan majelis ta’lim, tapi juga ada dalam buku-buku sastra dan akademiknya, ada dalam sistem kaderisasi militer dan sainsnya. Ketika intelektual-intelektual Iran yang sempat belajar di Barat ditarik kembali ke “kandang” pada era 80-an, mereka membawa kunci teknologi barat—khususnya militer—dan menyedotnya ke dalam rahim industri domestik.

Dan, kini ketika perang terjadi satu bulan satu minggu lebih, narasi Iran tak hanya soal bertahan, tapi justru mendikte lawan-lawannya. Jadi, Iran telah mengajarkan kita, bahwa saat dunia mencoba memadamkan cahayanya, ia jadi “pelita” bagi kegelapan dan mampu memancarkan cahayanya sendiri. Iran adalah bukti bahwa sebuah bangsa tidak ditentukan oleh berapa banyak produk impor yang mereka konsumsi, melainkan oleh seberapa kuat akar mereka tertanam di tanah sendiri.

Mereka mungkin seperti pohon zaitun yang meski dihimpit batu besar, akarnya tetap menembus bumi dan buahnya tetap memberi “gizi” bagi mereka yang berani melawan arus. Ia kini tetap eksis, menawan, dan kini terbukti mandiri dan perkasa, ia tumbuh bukan karena bantuan asing, melainkan karena ia memilih untuk menjiwai nasibnya sendiri. Indonesia, ayo kita belajar, Anda pasti bisa, tidak perlu terlalu takut dengan tekanan! Wallahu’alm. (Aguk Irawan MN)

Tags: AmeriksIdraelIran
ShareTweetSend

Related Posts

Iran Sebut Ancaman Donald Trump Bisa Dikategorikan Kejahatan Perang
News

Iran Sebut Ancaman Donald Trump Bisa Dikategorikan Kejahatan Perang

6 Apr 2026 14:16
Iran Tolak Ancaman, Balas Peringatan Donald Trump
News

Iran Tolak Ancaman, Balas Peringatan Donald Trump

5 Apr 2026 12:42
Gencatan Senjata Alami Kebuntuan, Iran Tolak Bertemu Pejabat AS
News

Gencatan Senjata Alami Kebuntuan, Iran Tolak Bertemu Pejabat AS

4 Apr 2026 12:57
Jet Tempur AS Jatuh di Iran, Dua Negara Berlomba Selamatkan Awak
News

Jet Tempur AS Jatuh di Iran, Dua Negara Berlomba Selamatkan Awak

4 Apr 2026 12:46
IRAN SEMAKIN MENUAI BANYAK DUKUNGAN.
Berita Utama

IRAN SEMAKIN MENUAI BANYAK DUKUNGAN.

1 Apr 2026 15:06
MENYIMAK KARAKTER POLITIK DAN BUDAYA IRAN TERKINI DARI DUA KITAB HAMID DABASHI
Berita Utama

MENYIMAK KARAKTER POLITIK DAN BUDAYA IRAN TERKINI DARI DUA KITAB HAMID DABASHI

1 Apr 2026 06:39
Next Post

Best Unlock Jill Casino Slots Platform Hot Trends

The Founding of YouTube A Short History

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

7 Apr 2026 18:20
TERBARU! Poly Plastik Bandung Buka Loker Posisi Team Packing

TERBARU! Poly Plastik Bandung Buka Loker Posisi Team Packing

3 Apr 2026 17:31
Buat Lulusan SMA SMK! Oat Side Bandung Buka Loker Admin Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! Oat Side Bandung Buka Loker Admin Gudang

6 Apr 2026 09:00
Untuk Lulusan SMA SMK! Mellys Bakery Bandung Buka Loker Store Crew

Untuk Lulusan SMA SMK! Mellys Bakery Bandung Buka Loker Store Crew

4 Apr 2026 12:19

Steuerpflicht bei Gewinnen aus digitalen Casino Spielen in Deutschland: Was Sie beachten sollten

0

The Founding of YouTube A Short History

0

The Founding of YouTube A Short History

0

Best Unlock Jill Casino Slots Platform Hot Trends

0

Steuerpflicht bei Gewinnen aus digitalen Casino Spielen in Deutschland: Was Sie beachten sollten

8 Apr 2026 02:07

The Founding of YouTube A Short History

8 Apr 2026 00:21

The Founding of YouTube A Short History

8 Apr 2026 00:21

Best Unlock Jill Casino Slots Platform Hot Trends

7 Apr 2026 22:37
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.