terasjabar.id
Sabtu, 30 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 30 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Gencatan Senjata Iran-Israel (AS) hari ke 5; Dua Syarat AS Ditolak dan Iran di “Atas Angin”

Herman by Herman
13 Apr 2026 12:27
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Gencatan Senjata Iran-Israel (AS) hari ke 5; Dua Syarat AS Ditolak dan Iran di “Atas Angin”

Oleh Aguk Irawan MN

Tak ada berita baik dari Pakistan sampai hari ke 5, sejak kesepakatan gencatan senjata, dan saat itu Trump menyetujui 10 syarat yang diajukan Iran. JD Vance, Wakil Presiden AS dan Steve Witkoff nampaknya akan pulang dengan tangan hampa. Tidak ada jabat tangan yang hangat dari Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran dan Abbas Araghchi.

Kini, yang ada hanyalah sebuah pesan tegas dari Teheran: Kedaulatan tidak untuk ditawar. Sbb, dua tuntutan AS—pemindahan uranium ke luar negeri dan pembukaan kembali Selat Hormuz—ditolak mentah-mentah oleh Iran. Penolakan ini bukan sekadar defiance (pembangkangan) biasa, tetapi ini adalah psywar berat, sbb Iran sadar mereka datang ke Pakistan bukan sebagai pemohon, melainkan sebagai pemenang.

Di sinilah adu strategi AS nampak “kedodoran”. Pentagon mungkin salah langkah. Nyatanya, mereka lebih membutuhkan negosiasi ini daripada Iran, anehnya AS masih saja memilih menjadi “pelayan” agenda Israel daripada mengutamakan stabilitas nasionalnya sendiri. Dari hari ke hari gelombang demo di Washington makin membesar.

Bayangkan, 17 pangkalan militernya dilaporkan hancur. 41 hari Selat Hormuz tertutup. 41 hari pula diplomasi AS gagal membuka jalur nadi energi dunia itu. Ini bukan sekadar kegagalan taktis, melainkan tamparan keras geopolitik. Saat AS memaksa uranium Iran “dibuang” keluar, Iran menjawabnya dengan diam: garis merah itu tetaplah merah! Tidak ada opsi lain. Iran menempatkan posisi mereka di atas angin (upper hand).

Kini, bola panas sepenuhnya berada di tangan AS. Pilihannya sempit: mencari jalan berliku untuk putaran kedua negosiasi, atau Resuming a War—melanjutkan perang dan perang lagi. Dan, secara kalkulasi, gagalnya negosiasi di Pakistan adalah kemenangan strategis telak bagi Iran.

ADVERTISEMENT

Selama uranium mereka aman dan Hormuz tertutup, Iran sedang memegang kendali sepenuhnya. Ketika gencatan senjata berlangsung, pelajar Iran bersama tim senjatanya terus memproduksi drone dengan tenang, serta melakukan konsolidasi militer, merapikan logistik, tentu dengan dukungan penuh Rusia, Korut dan China yang tersenyum dari kejauhan.

Bagi AS dan Israel, memilih perang besar-besaran saat ini mungkin tindakan “konyol”. Namun, jika ambisi dan arogansi menutup mata mereka, Iran lebih siap. Senjata-senjata mereka makin banyak dan fit, stock balistik berlimpah, pemimpinnya teguh, yang gugur terganti oleh kader militan secara rapi, dan rakyatnya solid mendukungnya.

Sebaliknya, mari kita lihat kondisi di balik panggung AS dan Israel. Netanyahu mungkin sedang dalam “tiarap” secara politik. Tekanan rakyat Israel yang jengah, kasus korupsi, hukuman 4500 tahun dari Turki atas genosida, kecaman Eropa yang dimotori Spanyol, kemudian meluas sampai ke Irlandia, Norwegia, dan Slovenia.

RELATED POSTS

Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

Donald Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tercapai

Trump Nilai Pemulihan Internet Jadi Tanda Iran Ingin Capai Kesepakatan

Serangan AS ke Iran Hancurkan Harapan Damai, Harga Minyak Melonjak

Gencatan Senjata Terancam setelah Serangan AS ke Iran

Bahkan beberapa negera yang selama ini menjadi sekutu Israel dan AS seperti Prancis, Inggris, Belgia dan Denmark kini berbalik vokal mengkritik Israel dan AS. Tidak hanya mengkritik, tetapi di depan publik sudah siap memutus hubungan diplomatik. Pergeseran geopolitik global sedang menunjukkan gelombang yang signifikan, di mana kesadaran kolektif internasional terhadap invasi Israel-AS membawa dampak buruk secara global.

Kabar terkini, mengenai langkah-langkah Denmark—yang diberitakan memperketat sikap diplomatik dan meninjau kembali ekspor senjata—menjadi salah satu contoh bagaimana negara-negara Barat mulai mengambil sikap tegas, menandai keretakan dalam aliansi yang selama ini dianggap solid.

Di satu sisi, Netanyahu nampak tidak sedang berperang, ia sedang berlari dari ajal politiknya. Sementara Trump, ia makin dihimpit tekanan politik internalnya, impeachment Kongres, kekacauan Pentagon, dan ketidakstabilan ekonomi global yang dipicu oleh macetnya Hormuz.

Di Pakistan, arogansi Barat mulai ciut dengan keyakinan Timur. Gagalnya negosiasi ini menegaskan satu hal: era dikte Amerika atas dunia sedang berada di senjakala. Iran telah menunjukkan bahwa keberanian menolak tunduk adalah senjata terkuat.

Kini, nasib ada di tangan mereka sendiri. Melanjutkan perang dengan segala konsekuensi kehancuran atau berhenti, dan mengakui hak-hak kedaulatan Iran sebagai bangsa yang merdeka. Jawabannya ada dalam kepala Trump dan Netanyahu. Wallahu’alam (Aguk Irawan MN)

Tags: asIranIran menang
ShareTweetSend

Related Posts

Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat
News

Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

30 Mei 2026 03:13
Donald Trump Instruksikan Militer AS Tetap Siap Serang Iran
News

Donald Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tercapai

30 Mei 2026 03:00
Trump Nilai Pemulihan Internet Jadi Tanda Iran Ingin Capai Kesepakatan
News

Trump Nilai Pemulihan Internet Jadi Tanda Iran Ingin Capai Kesepakatan

28 Mei 2026 01:18
Serangan AS ke Iran Hancurkan Harapan Damai, Harga Minyak Melonjak
News

Serangan AS ke Iran Hancurkan Harapan Damai, Harga Minyak Melonjak

27 Mei 2026 02:44
Gencatan Senjata Terancam setelah Serangan AS ke Iran
News

Gencatan Senjata Terancam setelah Serangan AS ke Iran

27 Mei 2026 02:34
Iran Tuduh Israel Ganggu Upaya Kesepakatan dengan AS
News

Iran Tuduh Israel Ganggu Upaya Kesepakatan dengan AS

25 Mei 2026 22:27
Next Post
Mendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi 2026 pada Sekolah Terdampak Bencana dan Daerah 3T

Mendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi 2026 pada Sekolah Terdampak Bencana dan Daerah 3T

Masih Dipenuhi Lumpur Sisa Banjir Luapan Sungai, SDN 7 Rancaekek Tak Bisa Digunakan KBM

Masih Dipenuhi Lumpur Sisa Banjir Luapan Sungai, SDN 7 Rancaekek Tak Bisa Digunakan KBM

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

21 Mei 2026 16:13
Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

27 Mei 2026 16:49
Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

28 Mei 2026 17:11
PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

29 Mei 2026 16:59
Tes Genomik Baru Berpotensi Selamatkan Jutaan Pasien Kanker Payudara dari Kemoterapi

Tes Genomik Baru Berpotensi Selamatkan Jutaan Pasien Kanker Payudara dari Kemoterapi

0
Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

0
Donald Trump Instruksikan Militer AS Tetap Siap Serang Iran

Donald Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tercapai

0
Tottenham Hotspur dan Newcastle United Berebut Niccolò Pisilli

Tottenham Hotspur dan Newcastle United Berebut Niccolò Pisilli

0
Tes Genomik Baru Berpotensi Selamatkan Jutaan Pasien Kanker Payudara dari Kemoterapi

Tes Genomik Baru Berpotensi Selamatkan Jutaan Pasien Kanker Payudara dari Kemoterapi

30 Mei 2026 03:33
Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

30 Mei 2026 03:13
Donald Trump Instruksikan Militer AS Tetap Siap Serang Iran

Donald Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tercapai

30 Mei 2026 03:00
Tottenham Hotspur dan Newcastle United Berebut Niccolò Pisilli

Tottenham Hotspur dan Newcastle United Berebut Niccolò Pisilli

30 Mei 2026 02:44

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.