TERASJABAR.ID – Dua orang teknisi jaringan internet tersengat lisrik. Akibatnya, 1 tewas dan 1 kritis saat memindahkan tiang jaringan di Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Kamis (16/4/2026) siang.
Detik-detik kejadian itu sempat terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial hungga Jumat (17/4/2026). Dalam rekaman video, terlihat sejumlah korban terkapar di trotoar Jalan Raya Lembang. Sebagian di antaranya mengalami kejang setelah tersengat listrik.
Petugas dari Polsek Lembang bersama Tim Inafis Polres Cimahi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Berdasarkan olah TKP kepolisian, peristiwa tersebut melibatkan empat pekerja dari salah satu penyedia layanan internet.
Insiden terjadi ketika mereka tengah menjalankan tugas pemindahan tiang jaringan di kawasan Jalan Grand Hotel, Desa Lembang, Kecamatan Lembang.
“Betul ada peristiwa sengatan listrik seperti video yang beredar di media sosial. Itu kejadian sekitar pukul 14.30 WIB,” ujar Kanit Reskrim Polsek Lembang, AKP Yuhadi, saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).
Kronologi Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kejadian bermula saat empat pekerja tersebut mendapat perintah untuk memindahkan tiang jaringan milik IndiHome dari PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel).
Pemindahan dilakukan atas permintaan pihak manajemen hotel Lembang kepada penyedia jaringan dengan alasan tertentu. Saat proses pemindahan berlangsung, tiang yang mereka angkat menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi yang berada di atasnya.
“Kejadian bermula saat empat orang pegawai IndiHome hendak memindahkan tiang jaringan internet atas perintah pihak manajemen hotel Lembang. Saat proses pemindahan, tiang tersebut menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi,” terang Yuhadi.
Kontak langsung dengan kabel bertegangan tinggi itu menyebabkan keempat pekerja tersengat arus listrik secara bersamaan. “Ada 4 orang pegawai yang tersengat. 2 orang mental, sementara 2 lainnya masih menempel ke tiang,” kata Yuhadi.
Korban Meninggal Akibat kejadian tersebut, bernama Rendi Juhanda (33), warga Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya, Farid (29), warga Ciparay, Kabupaten Bandung, kritis. Adapun dua pekerja lain, yakni Jajang Nurjamaludin (31) dan Mamad (47), warga Kabupaten Garut, hanya mengalami luka ringan.
Sementara itu, polisi masih mendalami aspek kelalaian dan prosedur keselamatan kerja dalam peristiwa itu. “Saat ini masih proses pendalaman. Untuk lebih lengkapnya, mohon waktu,”pungkasnya.*

















