terasjabar.id
Selasa, 2 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 2 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

Laboratorium Kesehatan Harus Jadi Garda Prediktif dan Preventif, Wamenkes: AI Bukan Ancaman

Ivan W. by Ivan W.
17 Apr 2026 22:18
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Laboratorium Kesehatan Harus Jadi Garda Prediktif dan Preventif, Wamenkes: AI Bukan Ancaman

TERASJABAR.ID – Peran laboratorium kesehatan menjadi kunci dalam penegakan diagnosis yang akurat, sekaligus fondasi penting dalam transformasi sistem kesehatan nasional.

Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono saat membuka Seminar Nasional Ikatan Laboratorium Kesehatan Indonesia (ILKI) 2026.

ADVERTISEMENT

Sebagai seorang klinisi, Wamenkes menyoroti bahwa hasil pemeriksaan laboratorium selalu menjadi hal yang paling ditunggu oleh pasien.

“Sebagai klinisi, ada satu pertanyaan yang selalu disampaikan kepada saya setiap kali selesai memeriksa pasien, yaitu ‘hasil labnya seperti apa, Prof?’. Di situlah kepastian berada, di situlah diagnosis ditegakkan dan keputusan dapat diambil,” ujarnya.

Wamenkes menekankan bahwa perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), membawa perubahan besar dalam dunia laboratorium kesehatan.

“AI bukanlah ancaman, melainkan akselerator. AI menggeser paradigma layanan dari kuratif menjadi prediktif dan preventif. Namun, nurani dan tanggung jawab profesional tetap tidak tergantikan oleh teknologi apa pun,” tegasnya.

RELATED POSTS

Gigi Ompong Ternyata Bisa Berdampak Besar pada Kesehatan

Kementerian PANRB dan Kemenkes Fokus Perkuat SDM Kesehatan

Tak Hanya Penyedap Masakan, Asam Kandis Juga Baik untuk Kesehatan

Waduh! Ini Bahaya Karang Gigi yang Jarang Diketahui, Apa Saja?

Filantropi Jadi Kunci, Kemenkes dan Danantara Indonesia Trust Kolaborasi Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Wamenkes juga mengingatkan adanya tantangan nyata, seperti kenaikan biaya reagen dan ketergantungan pada alat impor. Oleh karena itu, kepemimpinan di sektor laboratorium dituntut untuk adaptif dan visioner.

“Pemimpin laboratorium masa kini harus AI-aware dan mampu menyusun peta jalan digitalisasi, tanpa mengorbankan mutu, serta tetap berlandaskan akreditasi dan standarisasi,” tambahnya.

Page 1 of 2
12Next
Tags: KemenkesKesehatanLaboratoriumWamenkes
ShareTweetSend

Related Posts

Gigi Ompong Ternyata Bisa Berdampak Besar pada Kesehatan
Kesehatan

Gigi Ompong Ternyata Bisa Berdampak Besar pada Kesehatan

1 Jun 2026 18:43
Kementerian PANRB dan Kemenkes Fokus Perkuat SDM Kesehatan
Kesehatan

Kementerian PANRB dan Kemenkes Fokus Perkuat SDM Kesehatan

28 Mei 2026 23:50
Tak Hanya Penyedap Masakan, Asam Kandis Juga Baik untuk Kesehatan
Kesehatan

Tak Hanya Penyedap Masakan, Asam Kandis Juga Baik untuk Kesehatan

28 Mei 2026 21:46
Waduh! Ini Bahaya Karang Gigi yang Jarang Diketahui, Apa Saja?
Kesehatan

Waduh! Ini Bahaya Karang Gigi yang Jarang Diketahui, Apa Saja?

28 Mei 2026 18:00
Filantropi Jadi Kunci, Kemenkes dan Danantara Indonesia Trust Kolaborasi Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak
Kesehatan

Filantropi Jadi Kunci, Kemenkes dan Danantara Indonesia Trust Kolaborasi Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

26 Mei 2026 18:46
Manfaat Tempe buat Tubuh, Jangan Disepelekan Karena Harganya Murah!
Kesehatan

Harga Murah, Khasiat Mewah! Cek Manfaat Tahu buat Kesehatan Tubuh

22 Mei 2026 22:00
Next Post
Gencatan Senjata 10 Hari, Amerika Serikat dan Iran Menuju Kesepakatan?

Gencatan Senjata 10 Hari, Amerika Serikat dan Iran Menuju Kesepakatan?

Barcelona dan Juventus Bersaing Rebut Marcos Senesi dari Bournemouth

Diincar Barcelona dan Klub Top EPL, Marcos Senesi Lebih dengan Tottenham Hotspur

  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

29 Mei 2026 16:59
Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

28 Mei 2026 17:11
Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

27 Mei 2026 16:49
Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

21 Mei 2026 16:13
OJK Wujudkan Industri BPR dan BPRS yang Berintegritas, Tangguh dan Kontributif

OJK Wujudkan Industri BPR dan BPRS yang Berintegritas, Tangguh dan Kontributif

0
Kemenperin Pacu Diversifikasi Tenun, IKM Fesyen Bidik Pasar Global

Kemenperin Pacu Diversifikasi Tenun, IKM Fesyen Bidik Pasar Global

0
Industri TPT Tetap Terkendali, Pemerintah Percepat Antisipasi Dinamika Global

PMI Manufaktur Masih Solid, Industri Jaga Stok Bahan Baku untuk Keberlanjutan Produksi

0
2 POSISI! KIM Manufaktur Logistik Bandung Buka Loker Teranyar

2 POSISI! KIM Manufaktur Logistik Bandung Buka Loker Teranyar

0
OJK Wujudkan Industri BPR dan BPRS yang Berintegritas, Tangguh dan Kontributif

OJK Wujudkan Industri BPR dan BPRS yang Berintegritas, Tangguh dan Kontributif

2 Jun 2026 18:34
Kemenperin Pacu Diversifikasi Tenun, IKM Fesyen Bidik Pasar Global

Kemenperin Pacu Diversifikasi Tenun, IKM Fesyen Bidik Pasar Global

2 Jun 2026 18:12
Tidur dan Bangun di Jam yang Sama Langkah pertama untuk memperbaiki kebiasaan tidur adalah dengan menetapkan rutinitas tidur yang stabil. Usahakan untuk tertidur dan terbangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk di hari libur. Kebiasaan ini membantu tubuh mengenali siklus istirahatnya secara alami. Jika Anda sering tidur larut malam, jangan langsung melakukan perubahan jadwal secara drastis. Cobalah untuk menggeser waktu tidur 15–30 menit lebih awal setiap beberapa hari agar tubuh lebih mudah menyesuaikan diri. Kurangi Penggunaan Gadget Sebelum Tidur Menggunakan ponsel sebelum tidur sering kali menjadi faktor yang menyebabkan sulit tidur. Cahaya yang dipancarkan dari layar gadget dapat membuat pikiran tetap terjaga dan menghambat rasa kantuk. Selain itu, aktivitas seperti menonton video, bermain permainan, atau scrol sosial media dapat memperpanjang waktu hingga tidur. Sebaiknya, hentikan penggunaan gadget sekitar 30–60 menit sebelum tidur. Alihkan dengan kegiatan yang lebih menenangkan, seperti membaca buku, mendengarkan musik lembut, atau melakukan peregangan ringan. Hindari Kafein pada Sore dan Malam Hari Kafein yang terdapat dalam kopi, teh, minuman energi, atau beberapa minuman kemasan dapat membuat tubuh tetap terjaga lebih lama. Jika Anda ingin memperbaiki kebiasaan tidur, batasi konsumsi kafein terutama di sore dan malam hari. Bagi sebagian orang, efek kafein bisa bertahan cukup lama dalam tubuh. Sebagai alternatif, pilihlah air putih atau minuman hangat yang bebas kafein agar tubuh lebih santai menjelang tidur.

Gak Susah! Gini Tips Memperbaiki Pola Tidur yang Berantakan

2 Jun 2026 18:00
Industri TPT Tetap Terkendali, Pemerintah Percepat Antisipasi Dinamika Global

PMI Manufaktur Masih Solid, Industri Jaga Stok Bahan Baku untuk Keberlanjutan Produksi

2 Jun 2026 17:47

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.