TERASJABAR.ID – Menyikat gigi adalah kebiasaan sederhana yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mulut.
Sayangnya, masih banyak orang yang sering malas atau lupa menyikat gigi, terutama sebelum tidur.
Padahal, jarang sikat gigi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan mulut yang cukup serius.
Sisa makanan dan bakteri yang menumpuk di dalam mulut dapat berkembang menjadi plak.
Jika tidak dibersihkan, plak akan memicu berbagai gangguan pada gigi dan gusi.
Berikut deretan dampak buruk jarang sikat gigi yang perlu diketahui.
Baca Juga: Sudut Pandang Bandung Buka Loker Posisi Waiter, Minat?
Pemicu Gigi Berlubang
Kurangnya kebiasaan menyikat gigi dapat berkontribusi pada terbentuknya gigi berlubang.
Mikroorganisme dalam mulut menghasilkan asam yang akan merusak enamel gigi.
Jika tidak ditangani, kerusakan ini akan semakin parah hingga terlihat lubang di gigi.
Menyebabkan Karang Gigi
Plak yang dibiarkan menumpuk terlalu lama dapat mengeras dan berubah menjadi karang gigi.
Karang gigi biasanya memiliki warna kuning atau coklat dan melekat pada permukaan gigi.
Karang gigi cukup sulit dihilangkan hanya dengan menyikat gigi seperti biasa.
Bila kondisinya sudah parah, scaling oleh dokter gigi diperlukan agar gigi bisa kembali bersih.
Baca Juga: Lulusan SMA SMK Datang Langsung! HokBen Bandung Gelar Loker Terbaru
Memicu Radang Gusi
Kurang rutin menyikat gigi juga dapat mengakibatkan radang gusi atau gingivitis.
Gejala dari kondisi ini adalah gusi yang tampak merah, membengkak, mudah berdarah, dan terasa nyeri.***


















