TERASJABAR.ID – CVT atau Continuously Variable Transmission merupakan salah satu komponen penting pada motor matik.
Bagian ini berfungsi untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang agar motor bisa berjalan dengan lancar.
Karena sering digunakan setiap hari, CVT motor juga perlu dirawat secara rutin agar performanya tetap optimal.
Jika CVT mulai bermasalah, biasanya motor akan menunjukkan beberapa tanda yang mudah dirasakan.
Jangan abaikan gejala tersebut karena kerusakan yang dibiarkan terlalu lama bisa membuat biaya servis menjadi lebih mahal.
Baca Juga: DATANG LANGSUNG! HokBen Miko Mall Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK
Tarikan Motor Terasa Berat
Satu indikator bahwa CVT motor memerlukan pemeliharaan adalah ketika tarikan motor terasa lebih berat dari biasanya.
Ketika throttle diputar, laju motor menjadi lambat dan akselerasinya tidak menunjukkan respons yang baik.
Hal ini bisa disebabkan oleh v-belt yang mulai keausan, roller yang mengalami deformasi, atau kampas ganda yang performanya menurun.
Jika dibiarkan, kondisi ini dapat membuat kenyamanan berkendara menjadi semakin berkurang.
Muncul Bunyi Berisik dari Area CVT
Masalah pada CVT biasanya menghasilkan suara bising, seperti dengungan, gesekan, atau suara kasar dari bagian bawah motor.
Bunyi tersebut sering muncul saat motor mulai bergerak atau saat akselerasi.
Penyebabnya bisa beragam, seperti roller yang aus, kotoran di rumah roller, atau v-belt yang mulai mengalami keretakan.
Baca Juga: Buat Lulusan SMA SMK! Bagi Kopi Bandung Buka Loker Crew
Motor Bergetar Saat Digas
Vibrasi yang berlebihan ketika motor mulai bergerak juga bisa menjadi pertanda bahwa CVT memerlukan pelayanan.
Biasanya, getaran ini terasa saat motor baru saja melaju atau saat akselerasi dilakukan pada kecepatan rendah.
Masalah ini umumnya disebabkan oleh kampas ganda yang kotor atau sudah mengalami keausan.***


















