TERASJABAR.ID – Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dilaporkan menyita dua kapal di kawasan Selat Hormuz, sebagaimana diberitakan media Iran.
Kedua kapal tersebut, yakni Epaminondas dan MSC Francesca, disebut telah dipindahkan menuju wilayah pesisir Iran.
IRGC juga menegaskan bahwa segala bentuk gangguan terhadap keamanan di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran serius atau “garis merah”.
Insiden ini terjadi setelah muncul laporan dari UK Maritime Trade Operations (UKMTO) dan BBC mengenai serangan terhadap dua kapal serta satu kapal lainnya di jalur pelayaran vital tersebut pada pagi hari.
Media Iran turut menyebut kapal ketiga, Euphoria, dalam kondisi terdampar di dekat pantai Iran.
Di sisi lain, Donald Trump menyatakan bahwa ia memperpanjang gencatan senjata dengan Iran atas permintaan Pakistan, sambil menunggu adanya “proposal terpadu” dari Teheran.
Pernyataan ini muncul meskipun militer Amerika Serikat masih mempertahankan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, membenarkan adanya perpanjangan tersebut, namun belum memastikan kesiapan Iran untuk melanjutkan perundingan baru dengan AS di Islamabad.
Sementara itu, Lebanon dikabarkan akan mengajukan perpanjangan gencatan senjata selama satu bulan saat bertemu dengan Israel di Washington.
Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, juga mendesak Lebanon untuk bekerja sama dalam menghadapi Hezbollah.














