TERASJABAR.ID – Upaya pelestarian budaya Sunda yang sarat nilai sejarah, Pemerintah Jawa Barat menyelenggarakan kirab budaya,dimana kirab ini merupakan peringatan hari jadi Provinsi Jawa Barat.
Dengan tema ” Napak Tilas Padjajaran Kirab Mahkota Binokasih 2026.”
Wakil Bupati Garut menyampaikan bahwa ini merupakan kegiatan dari provinsi Jawa Barat, kabupaten Garut mendapatkan bagian, sehingga harus melakukan pengecekan lokasi terlebih dahulu.
” Ini udah ada dari provinsi kita mau ngecek dulu venuenya karena kan dadakan nanti kalau udah resmi pasti ada pengumuman resmi dari Pemkab, tapi yang jelas kemungkina tidka akan jauh beda sama kemarin Gebyar Pesona Budaya Garut. Dan acaranya besok.” Ucap putri. Senin (04/05/2026)
Untuk waktu pelaksanaan disamakan dengan kabupaten kota lainnya antara pukul 18.00 wib, sebagai gambaran putri menjelaskan tidak jauh beda dengan GPBG kemarin.
Selain waktu putri jiga menjelaskan untuk tempat pelaksanaan apakah di Bale Miskala (Bakorwil) tayang di A. Yani Bale Paminton kedua tempat ini sedang dalam kajian.
” Untuk waktunya kaya kabupaten lain abis magrib atau isya,kegiatan duplikat yang kemarin kemarin tidak jauh, untuk finish nya di daerah jalan A. Yani. Cuma dimananya gak tahu mau di Bale Miskala atau di A. Yani nya. Lagi mau dokaji dulu. ” Jelas putri.
Mengenai jumlah peserta yang mengikuti kirab budaya ini sebanyak 27 kota kabupaten, dan ini berupa roadshow.
” Jumlah pesertanya dari 27 kota kabupaten ini merupakan roadshow salah satunya Garut ini dapet bagian, sesuai dengan keinginan masyarakat ingin ada di Garut.” Katanya.
Kirab budaya ini merupakan pelestarian budaya Sunda yang sarat sejarah pemerintahan Kabupaten Garut menghimbau untuk menyambut kirab dengan tertib serta mejaga kelancaran acara ini.
Dan pada hati ini Senin dilakukan do Kota Tasikmalaya, awalnya akan berkunjung ke kampung Naga namun dialihkan berhubung jalan yang sempit akan berpotensi pada kemacetan sehingga dialihkan melalui kawasan Gunung Galunggung Cisinga menuju pendopo Tasikmalaya.*










