TERASJABAR.ID – Malam yang hening menjadi kelam dan terdengar teriakan-teriakan menyelimuti Kampung Gunajaya RT 03/07, Desa Gunajaya, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya setelah tujuh orang jadi korban teror air keras, Jerit jeritan histeris membelah malam, tubuh melepuh, kulit terbakar, pada senin 04/05/2026.
Kekacauan bermula saat pelaku menyemprotkan cairan maut ke arah kerumunan. Cairan itu menyambar kulit, langsung berasap, membakar daging. Korban berjatuhan, menjerit, merintih, berguling di tanah menahan perih yang menyayat.
Empat korban dengan luka sedang di sekujur tubuh langsung dilarikan ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya. Wajah, tangan, dan punggung mereka melepuh parah. Tiga korban lain dievakuasi ke Puskesmas Cibeureum untuk penanganan darurat.
Warga yang melihat kejadian itu syok. “Tiba-tiba ada yang teriak kepanasan, badannya berasap. Semua panik, pada lari” ujar seorang saksi dengan wajah pucat.
Kapolsek Manonjaya, AKP Soni Alamsyah, membenarkan tragedi mengerikan ini. “Benar ada penyiraman air keras ke beberapa orang hingga harus dapat pertolongan pertama,” tegasnya saat dikonfirmasi.
Polisi langsung bergerak. Garis kuning dipasang, lokasi disterilkan, saksi-saksi diperiksa. Pemburu pelaku dikerahkan untuk mengungkap motif di balik serangan biadab ini.
Tujuh nyawa jadi korban dalam satu malam. Luka bakar, trauma mendalam, dan ketakutan kini menghantui Kampung Gunajaya.**
















