TERASJABAR.ID – Dalam rangka meneken angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten Majalengka membuka pintu kesempatan kerja bagi warganya lewat gelaran Job Fair 2026. Tak tanggung tanggung Pemkab bersama Forum Paguyuban Hebat Sejahtera Majalengka menyediakan 3.536 lowongan kerja dari 20 perusahaan.
Menurut Bupati Eman, gelaran job fair 2026 ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjembatani dunia usaha dan pencari kerja. “Masyarakat bisa akses peluang kerja secara langsung, cepat, dan terintegrasi,” ujarnya.
“Hingga 4 Mei 2026, Pemkab Majalengka telah bermitra dengan 23 perusahaan di Majalengka. Dari 2.634 pencari kerja yang mengikuti rekrutmen di BLK Cakraningrat, sebanyak 2.009 orang sudah terserap di berbagai perusahaan”, jelas Eman.
Menariknya, 90,01 persen dari tenaga kerja yang diterima adalah perempuan, yakni 1.812 orang dari total 2.009 orang. “Ini menunjukkan iklim ketenagakerjaan Majalengka semakin kompetitif dan mampu menarik minat industri,” kata Eman.
Untuk Job Fair 2026, lima kecamatan tercatat menyumbang pencari kerja terbanyak: Jatiwangi 204 orang, Ligung 106 orang, Majalengka 93 orang, Sumberjaya 79 orang, dan Leuwimunding 72 orang.
Bupati berharap kegiatan ini benar-benar menyerap tenaga kerja profesional, kompeten, dan berdaya saing. “Kami tidak ingin ini hanya seremonial. Targetnya jelas: tekan angka pengangguran dan tingkatkan kesejahteraan,” tambahnya.
Respons pencari kerja pun positif. Rina (22), warga Jatiwangi, mengaku terbantu karena bisa melamar ke beberapa perusahaan sekaligus. “Prosesnya lebih jelas dan cepat, nggak perlu datang satu-satu,” katanya.
Hal senada disampaikan Andri (24) asal Ligung. Ia berharap job fair rutin digelar. “Pilihannya banyak. Semoga bisa segera diterima dan mulai bekerja,” ujarnya.
Job Fair 2026 diharapkan jadi solusi efektif mempertemukan kebutuhan industri dengan tenaga kerja lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Majalengka yang lebih inklusif.(ast)
ADVERTISEMENT
















