TERASJABAR.ID – Di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz, Iran pada Kamis menyatakan bahwa pelabuhan-pelabuhan di negaranya siap menyediakan layanan maritim, bantuan teknis, suplai logistik, serta layanan medis bagi kapal-kapal yang beroperasi di kawasan Hormuz dan perairan teritorial sekitarnya.
Pesan tersebut disampaikan melalui Organisasi Pelabuhan dan Maritim Iran kepada para komandan kapal dagang yang melintasi perairan regional, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita resmi IRNA.
Menurut keterangan itu, seluruh kapal yang berlayar di perairan teritorial, terutama di wilayah dan pelabuhan Iran, dapat memanfaatkan layanan suplai, bahan bakar, fasilitas kesehatan, serta material perawatan bila diperlukan.
Organisasi tersebut juga menyebutkan bahwa pesan ini akan disiarkan melalui jaringan komunikasi maritim serta sistem Very High Frequency (VHF) di kawasan tersebut sebanyak tiga kali sehari selama tiga hari.
Sejak 13 April, Amerika Serikat disebut telah memberlakukan blokade laut yang menargetkan arus pelayaran Iran di Selat Hormuz, jalur strategis utama perdagangan minyak dunia.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak serangan AS dan Israel pada 28 Februari yang memicu balasan Iran dan gangguan signifikan di jalur pelayaran tersebut.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, namun perundingan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan jangka panjang.
Gencatan itu kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh Presiden AS Donald Trump.
Situasi ini memperlihatkan dinamika geopolitik yang masih sangat rentan di kawasan tersebut.-***
















