TERASJABAR.ID – Merek otomotif Jerman, Opel, dikabarkan mulai memindahkan sebagian aktivitas rekayasanya ke China sambil menyiapkan peluncuran SUV listrik baru hasil kolaborasi dengan perusahaan otomotif asal China, Leapmotor.
Laporan ArenaEV menyebut kendaraan tersebut akan hadir sebagai SUV kompak dengan ground clearance lebih tinggi untuk menunjang kebutuhan mobilitas perkotaan maupun perjalanan ringan di berbagai kondisi jalan.
Sebelumnya, Opel telah mengumumkan pengurangan sekitar 650 posisi pekerjaan teknik di kantor pusatnya di Rüsselsheim, Jerman.
Di tengah langkah efisiensi itu, perusahaan juga mempercepat pengembangan model SUV listrik baru berbasis teknologi Leapmotor.
Kolaborasi ini menjadi strategi baru Opel yang menggabungkan desain khas Jerman dengan teknologi kendaraan listrik dari China.
Walaupun memakai platform dan komponen utama asal Leapmotor, tim desain Opel memastikan identitas visual khas merek tetap dipertahankan.
SUV anyar tersebut diperkirakan memakai desain depan “Opel Vizor” dengan panel hitam modern dan lampu LED terintegrasi.
Tampilan mobil disebut akan mengusung karakter sporty melalui penggunaan pelek besar serta overhang depan-belakang yang lebih pendek.
Sebagai induk perusahaan Opel, Stellantis sebelumnya telah mengakuisisi 21 persen saham Leapmotor.
Kerja sama itu memberi Stellantis hak memproduksi dan memasarkan teknologi Leapmotor di luar China.
Model baru Opel ini diyakini berbasis Leapmotor B10 dengan tenaga sekitar 215 hp dan jarak tempuh hingga 434 kilometer, bahkan mencapai 900 kilometer pada versi range extender.-***

















