TERASJABAR.ID – Manajer Como, Cesc Fabregas, tidak menutup kemungkinan untuk suatu saat melatih Real Madrid di masa depan.
Meski memiliki ikatan kuat dengan Barcelona karena pernah menimba ilmu di La Masia dan sempat bermain di tim senior selama tiga musim, Fabregas tidak secara tegas menolak peluang tersebut.
Saat ini, Fabregas tengah menikmati awal karier kepelatihannya di Serie A bersama Como, yang baru saja memastikan tiket ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Performa impresifnya membuat sejumlah klub besar, termasuk mantan timnya Chelsea dan Real Madrid, mulai meliriknya.
Namun dalam wawancara dengan Cadena Cope, ia menegaskan bahwa fokusnya saat ini tetap di Como dan tidak terburu-buru meninggalkan proyek yang sedang ia bangun.
Fabregas menyebut dirinya sebagai pemegang saham klub dan juga terlibat dalam proses perekrutan pemain.
Ia merasa nyaman dengan perannya dan menilai situasi saat ini sangat mendukung perkembangan karier kepelatihannya.
Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap Luis Enrique, serta menyebut Carlo Ancelotti sebagai pelatih yang paling ingin ia pelajari saat masih aktif bermain, terutama karena sisi kemanusiaannya.
Terkait kemungkinan melatih di Santiago Bernabeu, Fabregas menegaskan bahwa ia tidak ingin membatasi peluang di masa depan, meski saat ini belum memikirkan hal tersebut secara serius.
Ia menekankan bahwa prioritasnya adalah menjadi pelatih kepala, bukan asisten.
Fabregas juga menyoroti pentingnya menjaga kekompakan tim dalam menghadapi situasi sulit, termasuk konflik antara pemain dan pelatih seperti yang pernah terjadi pada kasus Vinicius Junior dan Xabi Alonso.
Menurutnya, keputusan yang berpihak pada tim selalu menjadi kunci kesuksesan jangka panjang.
Selain itu, ia belum membahas masa depan Nico Paz dengan Real Madrid, namun menilai satu musim tambahan di Como akan sangat bermanfaat bagi perkembangan pemain muda tersebut.-***













