TERASJABAR.ID – Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan bahwa pengawasan ketat di sektor imigrasi menjadi faktor utama untuk mencegah keberangkatan jamaah haji nonprosedural pada musim haji 2026/1447 Hijriah.
Pernyataan itu disampaikan seusai menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
“Nah, tadi juga disampaikan, Komisi XIII sudah melakukan komunikasi dengan Kementerian Imipas karena border-nya ini kan di imigrasi. Kalau imigrasinya betul-betul melakukan pengetatan, tidak ada celah orang bisa berangkat ke Saudi tanpa alasan,” ujar Cucun.
Menurut Cucun, Komisi XIII DPR RI telah menjalin komunikasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) guna memperkuat pengawasan di pintu keluar masuk negara, khususnya di sektor imigrasi.
Ia menilai, jika pengawasan dilakukan secara maksimal, maka tidak akan ada celah bagi masyarakat untuk berangkat ke Arab Saudi menggunakan visa di luar ketentuan haji resmi.
Politisi Fraksi PKB tersebut menekankan pentingnya pengetatan di seluruh kantor pelayanan imigrasi, terutama di bandara internasional.
Dengan sistem pengawasan yang tertutup dan disiplin, peluang keberangkatan ilegal dapat dicegah sejak awal.
Cucun juga mengapresiasi komitmen Kementerian Imipas yang disebut telah meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Haji untuk mempersempit ruang praktik keberangkatan nonprosedural.
Ia menilai langkah Pemerintah Arab Saudi yang memperketat akses ke Raudhah dan area ibadah lainnya juga sangat positif guna menghindari penyalahgunaan izin masuk.
Selain itu, ia meminta masyarakat Indonesia yang berada di Arab Saudi agar tidak lagi terlibat dalam praktik ilegal yang menawarkan akses ibadah di luar mekanisme resmi pemerintah.-***
















