TERASJABAR.ID – Investasi emas perhiasan masih menjadi pilihan banyak orang karena tidak hanya bernilai investasi, tetapi juga bisa digunakan sebagai aksesoris.
Selain mudah ditemukan, emas dikenal memiliki nilai yang cenderung stabil dalam jangka panjang.
Namun, investasi emas perhiasan berbeda dengan emas batangan karena ada biaya pembuatan dan faktor model yang memengaruhi harga jual.
Oleh karena itu itu, penting untuk memahami tips investasi emas perhiasan agar tidak mengalami kerugian.
Baca Juga: Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK
Pilih Kandungan Emas yang Tinggi
Salah satu faktor krusial dalam berinvestasi pada perhiasan emas adalah memastikan kandungan emasnya tinggi.
Kadar emas yang lebih tinggi berarti lebih banyak emas murni terdapat dalam perhiasan tersebut.
Perhiasan yang memiliki kadar 22 karat atau 24 karat umumnya menawarkan nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan kadar yang lebih rendah.
Hindari Desain yang Terlalu Rumit
Desain perhiasan yang rumit biasanya datang dengan biaya pembuatan yang lebih tinggi.
Saat dijual kembali, banyak biaya tersebut tidak terhitung sepenuhnya, sehingga merugikan harga jualnya.
Jika investasi adalah tujuan utama, sebaiknya pilih desain perhiasan yang simpel dan abadi.
Baca Juga: 4 POSISI SEKALIGUS! PT Medion Bandung dan sekitarnya Gelar Loker bagi Tamatan SMA SMK
Simpan dengan Baik agar Tetap Utuh
Kondisi fisik perhiasan sangat menentukan
Emas yang tergores, patah, atau terlihat kusam dapat menurunkan harganya saat dijual kembali.
Oleh karena itu, pastikan emas perhiasan disimpan di tempat yang aman dan bersih.
Hindari mencampur perhiasan dengan benda lain yang keras untuk mencegah goresan.***
















