TERASJABAR.ID – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kawal ketat pendistribusian daging qurban di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Suasana penuh semangat berbagi terasa sejak pagi, ketika proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban dimulai. Untuk memastikan kelancaran dan keamanan. Kamis(28/5/2026)
Panitia kurban Masjid Agung Tasikmalaya, Azmi Khoirul, menjelaskan bahwa tahun ini panitia Pelaksana kegiatan melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 6 ekor. Salah satu di antaranya menjadi perhatian utama jamaah karena bobotnya mencapai 1,2 ton.
Menurut dia, Hewan kurban dengan bobot besar tersebut disembelih sesuai syariat Islam oleh tim juru sembelih yang berpengalaman, dengan pengawasan ketat terhadap aspek kebersihan dan kesehatan.
“Alhamdulillah, tahun ini kami menyembelih 6 ekor hewan kurban. Satu di antaranya berbobot 1,2 ton. Ini menjadi berkah besar bagi jamaah Masjid Agung dan masyarakat Kota Tasikmalaya,” ujar Azmi Khoirul saat ditemui di lokasi penyembelihan.
Azmi menambahkan, seluruh daging kurban akan langsung diserahkan kepada warga di sekitar Masjid Agung Tasikmalaya. Sebagian lainnya dialokasikan untuk kaum dhuafa dan anak yatim piatu yang tersebar di beberapa wilayah.
Ia menjelaskan, Pendekatan ini dilakukan agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas, tidak hanya oleh jamaah masjid tetapi juga oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Untuk mempermudah distribusi panitia menyiapkan sekitar 1000 kantong daging kurban. Setiap kepala keluarga akan menerima satu kantong berisi 1,5 kilogram daging. Pendataan penerima dilakukan sejak awal agar bantuan tepat sasaran dan tidak terjadi penumpukan saat pengambilan.
“Untuk jumlah kantong ada sekitar 1000 kantong dan per KK akan mendapatkan per kantong 1,5 kilogram,” ungkap Azmi.
Proses pemotongan dan pengemasan daging dilakukan di area yang telah disiapkan panitia, dengan standar kebersihan yang ketat. Tim relawan bekerja cepat memisahkan daging sesuai porsi, memasukkannya ke dalam kantong, dan menyusunnya untuk segera dibagikan.
Kehadiran unsur TNI dalam pengawalan sangat membantu menjaga ketertiban, mengatur antrean, dan memastikan tidak terjadi desakan warga saat pengambilan daging.
Aparat TNI tampak berjaga di beberapa titik strategis, mulai dari area penyembelihan, tempat pengemasan, hingga jalur keluar masuk penerima daging kurban. Pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga, sekaligus mencegah potensi kerumunan yang dapat mengganggu jalannya distribusi.
Warga yang menerima daging kurban menyambut kegiatan ini dengan rasa syukur. Banyak di antara mereka mengaku sangat terbantu, terutama bagi keluarga yang jarang mengonsumsi daging. Senyum dan ucapan terima kasih mengalir dari para penerima, baik yang datang langsung ke Masjid Agung maupun yang menerima paket melalui penyaluran oleh panitia ke rumah dhuafa dan panti asuhan.
Selain aspek distribusi, panitia juga memberikan edukasi singkat kepada warga tentang cara menyimpan dan mengolah daging kurban agar tetap higienis dan aman dikonsumsi. Hal ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat saat hari raya kurban.
Azmi Khoirul berharap semangat Idul Adha dapat terus memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di Kota Tasikmalaya. Ia juga mengapresiasi dukungan TNI yang turut mengawal kegiatan, sehingga distribusi berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Dengan kerja sama solid antara panitia, aparat, dan masyarakat, pendistribusian daging kurban di Masjid Agung Tasikmalaya tahun ini menjadi salah satu momen Idul Adha yang berkesan. Ribuan kantong daging berhasil disalurkan tepat waktu, membawa kebahagiaan bagi warga, kaum dhuafa, dan anak yatim, serta mempererat tali persaudaraan di hari raya kurban, “papar dia(*)

















