TERASJABAR.ID – Untuk memajukan generasi muda selain butuh proses belajar masih ada faktor lain yang harus dijadikan perhatian khusus oleh pemerintah dalam mendukung pendidikan generasi kedepan.
H. Hoerudin Amin anggota komisi X DPR RI yang menbidangi pendidikan, beberpa waktu lalu berkunjung ke kabupaten Garut gina meninjau sarana prasarana belajar yang memang perlu perhatian dan sentuhan pemerintah.
Ditengah segala keterbatasan ia hadir mengupayakan hadir ke lokasi sekolah sekolah yang rusak berat di kabupaten bandung.
” Ya memang dengan segala keterbatasan kita ingin melengkapi sebuah proses Kemajuan pembangunan di bidang pendidikan di Garut ,kita mengupayakan hadir ke tempat-tempat memang sekolah-sekolah kita yang rusak berat bahkan ambruk,” Ujar H. Hoerudin. Minggu (31/5/2026)
Saat melakukan kunjungan ke sekolah sekolah yang ambruk dan rusak berat di kabupaten Garut, H. Hoerudin menyampaikan secepatnya ditangani mengingat begitu besar jumlah sekolah yang rusak berat.
” Karena pada saat kita datang kita bisa mendorong secara cepat ditangani sekolah jadi bagus maka target kita sekolah di Garut itu lebih dari 800 sekolah yang rusak berat dan tentu ini butuh prioritas sebagai pak bupati yang bertanggung jawab terhadap berjalan berlangsungnya sekolah tingkat SD dan SMP, ” Ucapnya.
H. Hoerudin juga menjelaskan ambruknya sekolah sekolah karena adanya iklim yang ekstrim dan usia bangunan yang sudah tua.
” kita berharap sinergi dengan Bupati itu terbangun apa terdorong dengan baik karena karena kalau kita bersama-sama kita tidak punya kekuatan tidak punya efek yang besar, kenapa harus begitu tadi itu 17 sekolah Pada musim penghujan kemarin ambruk artinya banyak yang usia sekolah kita 80 tahun yang zaman Inpres dan zaman presidennya Pak Harto ,ada 8 presidennya pak karno juga masih ada itu 80 tahun belum diperbaiki. ” Jelas H. Hoerudin.
Walaupun dengan keterbatasan anggaran melihat banyaknya sarana prasarana pendidikan yah rusak berat, H. Hoerudin mendorong dan berupaya pembangunan dengan target diatas 200 sekolah.
” Dan itu sudah kelihatan sama kita dimana-mana ambruk sekolah itu tentu karena kondisi Sepertinya kita mati-matian bagaimana mendorong proses pembangunan, meluasnya cakupan pembangunan sekolah yang dari segi keterbatasan dari anggaran negara yang ada hari, ini kita bagaimana mendorong biar lebih diperluas lebih banyak yang tadinya hanya bisa 200 Bagaimana target kita 400 tahun ini bisa diperbaiki ,” Ujarnya.
H. Hoerudin pun pernah menyampaikan kepada Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, jika pembangunan minimal 500 IPM akan naik,IPM kabupaten Garut menurut keteranga H. Hoerudin tingkat Jawa Barat rendah.
” Saya sampaikan ke Pak Bupati kalau minimal 500 sekolah yang dibangun tahun ini kita bisa tempuh, Insyaallah IPM kita naik hari ini kita rendah itu se Jawa Barat 27 Kabupaten Kota kita ke-26 artinya kedua dari terakhir.” Terang H. Hoerudin.
” Dan itu sangat miris salah satunya adalah tentang tangkap putus sekolah salah satunya adalah infrastruktur sekolah, itulah yang menjadi fokus kita hari ini bagaimana sekolah Diperbaiki dengan layark,dan kedua kalau sekolahnya layak anak sekolah kita juga sekolah juga semangat,Nah kenapa mereka tidak semangat sekolah sudah kondisi sarana prasarana nya ,sudah kondisi gurunya ,sudah kondisi jarak antara dia tempat tinggalnya dengan sekolahnya itu masalah yang ada di hari ini.” Pungkas Hoerudin. *
















