terasjabar.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jaga Produksi Padi, Kementan Gencarkan Percepatan Tanam di 10 Provinsi Sentra

Ivan W. by Ivan W.
11 Jun 2026 16:04
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Jaga Produksi Padi, Kementan Gencarkan Percepatan Tanam di 10 Provinsi Sentra

TERASJABAR.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat berbagai langkah mitigasi untuk menjaga produksi padi nasional menghadapi dinamika iklim tahun 2026.

Dilansir laman resmi Kementan, upaya tersebut dilakukan guna memastikan pasokan beras tetap aman dan mendukung keberlanjutan ketahanan pangan nasional di tengah potensi berkurangnya ketersediaan air di sejumlah daerah.

ADVERTISEMENT

Inspektur Jenderal Kementan yang juga Pelaksana Harian Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Irham Warohian, mengatakan percepatan luas tambah tanam (LTT) menjadi strategi utama pemerintah dalam mempertahankan produksi padi selama periode Juni hingga September 2026 yang identik dengan meningkatnya risiko kekeringan.

“Peningkatan luas tambah tanam harus dilakukan secara terukur, terkoordinasi, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Dengan langkah percepatan tanam yang tepat, kita optimistis produksi padi tetap terjaga sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Irham saat mengadakan Rapat Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Padi Periode Juni–September 2026, di Kantor Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Jakarta.

Menurutnya, Kementan memfokuskan percepatan tanam di 10 provinsi sentra produksi padi nasional, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Banten, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Selatan.

Kesepuluh wilayah tersebut memiliki kontribusi besar terhadap produksi beras nasional sehingga menjadi prioritas dalam upaya pengamanan produksi.

Untuk mendukung percepatan tanam, Kementan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Perum Bulog, PT Pupuk Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga, TNI, hingga instansi teknis terkait.

Penguatan peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) juga terus dilakukan agar pendampingan kepada petani berjalan optimal.

Selain itu, Kementan mempercepat penyaluran bantuan pemerintah, mengintensifkan Gerakan Tanam (Gertam), serta melakukan evaluasi distribusi pupuk bersubsidi guna memastikan kebutuhan petani terpenuhi tepat waktu dan tepat sasaran.

Menghadapi ancaman kekeringan, Kementan juga melakukan pemetaan wilayah rawan terdampak dan memperkuat sistem peringatan dini (early warning system) untuk mendukung langkah mitigasi yang lebih cepat.

RELATED POSTS

Bangun Ekosistem, Mentan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

Peringatkan Produsen Benih, Mentan: Jangan Main-main, Pelanggar akan Blacklist dan Diproses Hukum!

Gelar IFI 2026, Kemenperin Fokus Kembangkan Produk Antara Pangan

Kepala Bapanas: Harga Kedelai Impor Tidak Boleh Naik Semena-mena

Mentan Siapkan Sejumlah Langkah Lindungi Harga Telur dan Peternak Rakyat

Upaya tersebut diperkuat melalui optimalisasi sumber daya air, antara lain rehabilitasi jaringan irigasi, pemanfaatan embung, sumur dangkal, pompanisasi, perpipaan, dan berbagai sumber air alternatif lainnya.

Di bidang teknologi budidaya, Kementan mendorong penggunaan varietas padi genjah dan toleran kekeringan seperti Inpago 4–13, Inpari 38–46, Inpari, Situbagendit, Situpatenggang, Pajajaran, dan Cakrabuana yang disesuaikan dengan kondisi agroekosistem setempat.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan meski menghadapi tantangan musim kemarau.

Kementan juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam memantau kondisi lahan pertanian.

Selain itu, potensi lahan dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang mendukung pengembangan pertanian akan dioptimalkan melalui koordinasi dengan ATR/BPN untuk memperkuat Lahan Baku Sawah (LBS).

“Percepatan tanam adalah kunci menjaga kesinambungan produksi. Dengan kerja sama seluruh pihak, kita harus memastikan tidak ada lahan potensial yang menganggur dan setiap peluang tanam dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegas Irham.

Melalui berbagai langkah tersebut, Kementan optimistis target luas tambah tanam dan produksi padi nasional dapat tercapai. Upaya ini sekaligus menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan beras, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat fondasi swasembada pangan nasional.***

Sumber: Kementan

Tags: KementanpadipanganPertaniansawah
ShareTweetSend

Related Posts

Bangun Ekosistem, Mentan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun
Ekonomi

Bangun Ekosistem, Mentan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

17 Jun 2026 21:03
Peringatkan Produsen Benih, Mentan: Jangan Main-main, Pelanggar akan Blacklist dan Diproses Hukum!
Ekonomi

Peringatkan Produsen Benih, Mentan: Jangan Main-main, Pelanggar akan Blacklist dan Diproses Hukum!

17 Jun 2026 20:52
Gelar IFI 2026, Kemenperin Fokus Kembangkan Produk Antara Pangan
Ekonomi

Gelar IFI 2026, Kemenperin Fokus Kembangkan Produk Antara Pangan

17 Jun 2026 15:51
Kepala Bapanas: Harga Kedelai Impor Tidak Boleh Naik Semena-mena
Ekonomi

Kepala Bapanas: Harga Kedelai Impor Tidak Boleh Naik Semena-mena

12 Jun 2026 22:21
Mentan Siapkan Sejumlah Langkah Lindungi Harga Telur dan Peternak Rakyat
Ekonomi

Mentan Siapkan Sejumlah Langkah Lindungi Harga Telur dan Peternak Rakyat

11 Jun 2026 15:42
Kementan Tambah 6 Varietas Unggul Baru, Perkuat Produktivitas dan Pasok Benih Perkebunan Nasional
Ekonomi

Kementan Tambah 6 Varietas Unggul Baru, Perkuat Produktivitas dan Pasok Benih Perkebunan Nasional

8 Jun 2026 21:11
Next Post
Pelatih MU Tegaskan Altay Bayindir Tetap Jadi Kiper Utama di Derby Manchester

AC Milan Siapkan Opsi Cadangan, Ruben Amorim Mulai Didekati

Udinese Buka Peluang Lepas Oumar Solet ke Inter Milan

Inter Milan Selangkah Lagi Dapatkan Oumar Solet dari Udinese

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

Untuk Lulusan SMA SMK! Gramedia Bandung Buka Loker Teranyar

11 Jun 2026 17:23
Botol Berisi Air Zamzam Hasil Sitaan milik Jemaah Haji Numpuk di Gudang

Botol Berisi Air Zamzam Hasil Sitaan milik Jemaah Haji Numpuk di Gudang

0
Kandang Terbakar Jelang Subuh, 7.000 Puyuh dan 2.000 Ayam Hangus Jadi Abu

Kandang Terbakar Jelang Subuh, 7.000 Puyuh dan 2.000 Ayam Hangus Jadi Abu

0
Hilang 3 Tahun, Yuvita Asal  Rancaekek Diduga Disekap di Cileunyi Ditemukan Penuh Luka di RSHS Bandung

Hilang 3 Tahun, Yuvita Asal Rancaekek Diduga Disekap di Cileunyi Ditemukan Penuh Luka di RSHS Bandung

0
Jembatan Rusak Tentara Pelajar Batalyon 400 Brigade XVII Kembali Berfungsi

Jembatan Rusak Tentara Pelajar Batalyon 400 Brigade XVII Kembali Berfungsi

0
Botol Berisi Air Zamzam Hasil Sitaan milik Jemaah Haji Numpuk di Gudang

Botol Berisi Air Zamzam Hasil Sitaan milik Jemaah Haji Numpuk di Gudang

18 Jun 2026 01:41
Hilang 3 Tahun, Yuvita Asal  Rancaekek Diduga Disekap di Cileunyi Ditemukan Penuh Luka di RSHS Bandung

Hilang 3 Tahun, Yuvita Asal Rancaekek Diduga Disekap di Cileunyi Ditemukan Penuh Luka di RSHS Bandung

18 Jun 2026 01:28
Maradona Guncang Dunia dengan Gol Tangan Tuhan, Sebuah Kontroversi yang Tak Pernah Terlupakan

Maradona Guncang Dunia dengan Gol Tangan Tuhan, Sebuah Kontroversi yang Tak Pernah Terlupakan

18 Jun 2026 00:52
Kisah Kejutan Piala Dunia: 44 Tahun Silam, Aljazair Taklukkan Raksasa Jerman Barat

Kisah Kejutan Piala Dunia: 44 Tahun Silam, Aljazair Taklukkan Raksasa Jerman Barat

18 Jun 2026 00:33

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.