TERASJABAR.ID – Wasit asal China, Ma Ning, mencatat sejarah setelah ditunjuk FIFA untuk memimpin pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 antara Ekuador dan Curacao di Kansas City pada 20 Juni 2026.
Penugasan tersebut menjadi debutnya sebagai wasit utama di ajang Piala Dunia, sekaligus menjadikannya pengadil pertama dari China yang memimpin pertandingan Piala Dunia dalam kurun 24 tahun terakhir.
Dikutip dari bola.kompas.com, Ma Ning akan didampingi dua rekannya sesama warga China, yakni Zhou Fei sebagai asisten wasit dan Fu Ming yang bertugas sebagai asisten wasit video (VAR).
Sebelum mendapat kepercayaan di Piala Dunia 2026, tim perangkat pertandingan asal Negeri Tirai Bambu itu telah memiliki pengalaman di level internasional.
Mereka pernah bertugas pada final Piala Asia AFC 2023 di Qatar yang digelar pada awal 2024.
Karier Ma Ning terus menanjak setelah sebelumnya menjadi wasit keempat pada Piala Dunia 2022 di Qatar serta tampil di Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.
Ma Ning menyebut keikutsertaannya di Piala Dunia sebagai kesempatan berharga untuk belajar dari para wasit terbaik dunia.
“Selama Piala Dunia, kami akan belajar dari wasit terbaik dunia dan membawa pengalaman berharga kembali ke Tiongkok untuk berkontribusi pada pelatihan dan pengembangan wasit Tiongkok,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjaga nama baik wasit China di panggung sepak bola tertinggi dunia.
“Kami juga akan melakukan yang terbaik untuk menunjukkan profesionalisme dan semangat wasit Tiongkok di panggung Piala Dunia,” kata Ma Ning.
Nama Ma Ning sendiri cukup dikenal oleh publik sepak bola Indonesia.
Ia pernah memimpin laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia dan Irak yang berlangsung di Stadion King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi, pada Oktober 2025.
Kepemimpinannya dalam pertandingan tersebut menuai kontroversi dari kubu Indonesia.
Sejumlah keputusannya dianggap merugikan skuad Garuda, termasuk pemberian kartu merah kepada Shayne Pattynama dan Manajer Timnas Indonesia saat itu, Sumardji.-***










