TERASJABAR.ID – Ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petani serta solar bersubsidi bagi nelayan diharapkan menjadi fokus utama pemerintah dalam menyusun program kerja tahun 2027.
Dukungan tersebut dinilai sangat penting untuk menjaga produktivitas sektor pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani dan nelayan sebagai pelaku utama produksi pangan nasional.
Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menegaskan bahwa setiap tambahan anggaran yang diberikan kepada kementerian dan lembaga harus diarahkan pada program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, penggunaan anggaran negara harus benar-benar tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan rakyat.
Politikus Fraksi PKB itu menjelaskan bahwa berbagai program strategis, termasuk pengembangan kawasan ekonomi pesisir dan sektor pertanian, perlu dibarengi dengan pemenuhan kebutuhan dasar produksi.
“Program prioritas pemerintah pada 2027 harus memastikan ketersediaan solar bersubsidi bagi nelayan di tengah meningkatnya biaya operasional,” tegasnya pada Selasa, 23 Juni 2026, sebagaimana ditulis Parlementaria.
Saat ini, petani dan nelayan masih menghadapi tantangan berupa tingginya biaya operasional serta terbatasnya akses terhadap sarana produksi.
Daniel menilai ketersediaan solar bersubsidi menjadi faktor penting bagi nelayan yang harus menghadapi kenaikan biaya melaut.
Sementara itu, distribusi pupuk bersubsidi yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan musim tanam juga sangat menentukan hasil produksi pertanian.
Selain persoalan subsidi, ia mengingatkan ancaman perubahan iklim seperti El Nino yang berpotensi memicu kemarau panjang dan mengganggu produksi pangan.
Karena itu, pemerintah didorong memperkuat infrastruktur pendukung, mulai dari jaringan irigasi, sumur dalam, hingga jalan usaha tani guna meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi hasil pertanian.-***

















