TERASJABAR.ID – Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel , menegaskan bahwa timnya tidak boleh bergantung sepenuhnya pada Bukayo Saka untuk mengatasi persoalan produktivitas serangan di Piala Dunia 2026.
Saka sejauh ini lebih sering dimainkan sebagai pemain pengganti karena masih menjalani proses pemulihan cedera tendon Achilles.
Meski belum mampu membawa Inggris meraih kemenangan saat ditahan Ghana 0-0, winger Arsenal tersebut tetap menunjukkan pengaruh positifnya.
Salah satu peluang terbaik Inggris lahir dari aksinya yang memaksa kiper Ghana melakukan penyelamatan penting.
Perkembangan kondisi Saka dinilai cukup baik sehingga ia berpeluang tampil sebagai starter saat Inggris menghadapi Panama pada laga berikutnya.
Namun, Tuchel menekankan bahwa kehadiran pemain berusia 24 tahun itu bukanlah solusi tunggal bagi seluruh masalah tim.
Menurutnya, Saka merupakan pemain penting yang dibutuhkan dalam kondisi terbaik, namun keberhasilan tim tetap bergantung pada kontribusi seluruh skuad.
Tuchel juga menilai para pemain sudah memberikan kemampuan maksimal sejauh ini.
Hasil imbang lawan Ghana membuat Inggris harus menunda rencana rotasi besar-besaran.
Mereka kini berbagi posisi puncak Grup L dengan Ghana sehingga laga terakhir fase grup menjadi sangat menentukan.
Di lini belakang, Tuchel memberikan apresiasi kepada duet Marc Guehi dan Ezri Konsa yang tampil solid.
Keduanya dinilai mampu menjaga disiplin pertahanan dan membatasi serangan balik lawan sepanjang pertandingan.-***
















