TERASJABAR.ID – Shin splint adalah nyeri yang muncul di sepanjang tulang kering (tibia), biasanya akibat aktivitas fisik berulang seperti lari, bermain sepak bola, badminton, atau latihan dengan intensitas tinggi.
Kondisi ini sering dialami oleh pelari maupun atlet pemula yang meningkatkan intensitas latihan terlalu cepat.
Meski umumnya tidak berbahaya, shin splint perlu ditangani dengan tepat agar tidak berkembang menjadi cedera yang lebih serius.
Berikut sudah dirangkum cara menyembuhkan shin splint yang dapat membantu proses pemulihan.
Baca Juga: Fresh Graduate Merapat! Alqueby Hotel Bandung Buka Loker Posisi Front Desk
Istirahatkan Kaki dari Aktivitas Berat
Cara paling efektif untuk mengatasi shin splint adalah dengan mengurangi atau menghentikan sementara kegiatan yang menyebabkan rasa sakit.
Memaksakan diri untuk tetap berlari atau berolahraga saat mengalami shin splint justru dapat memperburuk keadaan dan memperlambat proses penyembuhan.
Kompres Dingin pada Area yang Nyeri
Mengompres tulang kering dengan es bisa membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.
Bungkus es dalam handuk tipis, kemudian letakkan pada area yang bermasalah selama 15–20 menit.
Lakukan ini beberapa kali dalam sehari, terutama setelah beraktivitas.
Lakukan Peregangan dan Latihan Penguatan
Begitu rasa nyeri mulai menurun, lakukan peregangan ringan untuk otot betis, pergelangan kaki, dan kaki bagian bawah.
Peregangan ini berfungsi untuk mengurangi ketegangan otot yang dapat memperburuk shin splint.***
















