TERASJABAR.ID – Sebagian orang masih ragu untuk mandi setelah berolahraga karena tubuh sedang berkeringat.
Keraguan ini muncul akibat anggapan bahwa mandi setelah olahraga bisa berdampak buruk bagi kesehatan, mulai dari membuat kulit kering hingga memengaruhi kondisi jantung.
Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Faktanya, mandi setelah berolahraga justru aman dan dianjurkan karena memberikan banyak manfaat bagi tubuh.
Saat berkeringat, kulit menjadi lembap dan rentan menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur.
Dengan mandi, kotoran, minyak, dan kuman yang menempel pada kulit dapat dibersihkan sehingga risiko iritasi, infeksi, dan bau badan dapat diminimalkan.
Selain itu, mandi membantu mencegah pori-pori tersumbat akibat sisa keringat dan sel kulit mati, yang bisa memicu jerawat.
Mandi setelah olahraga juga bermanfaat untuk merelaksasi otot karena aliran air membantu mengurangi penumpukan asam laktat penyebab nyeri otot.
Efek relaksasi ini dapat lebih terasa bila menggunakan air hangat.
Tak hanya itu, mandi juga berperan dalam mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati.
Peningkatan hormon endorfin saat mandi membantu tubuh menjadi lebih rileks, sementara air dingin dapat menekan hormon stres.
Agar manfaatnya optimal, lakukan pendinginan sebelum mandi dan hindari air terlalu panas.
Gunakan sabun yang sesuai dengan jenis kulit, batasi durasi mandi sekitar 5–10 menit, serta aplikasikan pelembap setelahnya.
Dengan cara ini, mandi setelah berolahraga tetap aman dan tidak menyebabkan kulit kering.-***
















