Sementara itu, moda penyeberangan mencatat 315.277 penumpang, atau naik 19,78 persen. Sedangkan moda darat mencatat 242.875 penumpang, terdiri atas 230.401 penumpang bus dan 12.474 penumpang travel, atau naik 19,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Tingginya pergerakan masyarakat pada masa arus balik harus disikapi dengan kesiapan yang baik. Saya mengajak para pemudik untuk memilih waktu perjalanan dengan bijak, memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima, Keselamatan jauh lebih penting daripada kecepatan sampai tujuan,” kata Menhub.
Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran arus balik di berbagai simpul transportasi, baik di jalan tol dan jalan nasional, terminal, stasiun, pelabuhan, maupun bandara.
Berbagai langkah pengaturan lalu lintas dan pelayanan transportasi terus dilakukan guna mendukung perjalanan masyarakat yang aman, tertib, dan lancar.
Kemenhub juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi perjalanan dari kanal resmi pemerintah dan operator transportasi, datang lebih awal ke titik keberangkatan, serta menyiapkan seluruh kebutuhan perjalanan dengan baik.
Bagi pengguna kendaraan pribadi, masyarakat diminta beristirahat secara berkala di tempat istirahat terdekat apabila merasa lelah.
Adapun pengguna angkutan umum diimbau mengikuti ketentuan yang berlaku dan menjaga ketertiban selama berada di simpul-simpul transportasi.
“Arus balik yang aman dan lancar memerlukan dukungan semua pihak. Patuhi aturan, ikuti arahan petugas, dan utamakan keselamatan agar seluruh masyarakat dapat kembali ke tempat tujuan dengan selamat, aman, dan nyaman,” tutur Menhub.***

















