“Kali ini kita ingin fokus kepada jalur distribusinya. Oleh karena itu, terkait dengan ketersediaan semua barang kebutuhan pokok, itu tidak ada masalah. Yang perlu menjadi perhatian adalah faktor cuaca. Secara umum faktor cuaca itu normal. Namun perlu diwaspadai di Februari dan Maret. Itu ada beberapa wilayah tertentu seperti Sulawesi dan Papua akan ada kemungkinan hujan,” urai Iqbal.
“Nah oleh demikian, kami tadi bersepakat semua para distributor termasuk BUMN Pangan, baik Bulog maupun ID FOOD, itu sudah melancarkan pendistribusian barang kebutuhan pokok kepada daerah-daerah di awal ini, sehingga manakala memasuki musim penghujan di bulan Februari dan Maret, itu barangnya sudah sampai di tempat,” terang Dirjen Iqbal.
Kesiapan pemerintah dalam menghadapi Ramadan dan Idulfitri juga pernah diutarakan oleh Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Ia menuturkan telah meminta pelaku usaha sektor pangan untuk sama-sama menjaga harga.
Amran menegaskan tidak boleh ada pelaku usaha yang mematok harga yang tidak wajar. Semua harus sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pembelian (HAP) tingkat produsen serta Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen.***
















