“Kemudian bawang merah Rp 42.000 sampai Rp 43.000. Cabai rawit merah sudah turun jadi Rp 100.000 dari kemarin Rp 120.000. Telur Rp 30.000 sampai Rp 31.000, lewat sedikit HAP. Bawang putih Rp 38.000 sampai Rp 39.000. Kemudian beras, variatif, ada yang Rp 13.000, ada yang Rp 14.000. Kemudian beras medium Rp 12.000 sampai Rp 12.500,” tambah Ketut.
Dalam data Indeks Perkembangan Harga (IPH) sampai minggu ketiga Februari 2026 ini, jumlah daerah secara nasional yang mengalami penurunan IPH bergerak cukup positif dibandingkan kondisi IPH sebulan sebelumnya.
Hal ini menandakan volatilitas harga pangan masih terkendali dan program intervensi pangan pemerintah cukup ampuh.
Misalnya pada bawang putih. Jumlah daerah dengan penurunan IPH sampai minggu ketiga Februari 2026 tercatat sebanyak 138 kabupaten/kota. Ini naik dua kali lipat karena pada sebulan sebelumnya hanya ada sejumlah 65 kabupaten/kota saja.
Telur ayam ras juga mencatatkan peningkatan jumlah daerah dengan penurunan IPH. Terbaru sampai minggu ketiga Februari 2026 ada sebanyak 171 kabupaten/kota. Sementara sebulan sebelumnya ada sebanyak 129 kabupaten/kota.
Adapun jumlah daerah dengan penurunan IPH tertinggi ada di komoditas bawang merah yang sebanyak 232 kabupaten/kota. Kemudian minyak goreng 207 kabupaten/kota, cabai merah 145 kabupaten/kota, daging ayam ras 88 kabupaten/kota, cabai rawit 81 kabupaten/kota, beras 79 kabupaten/kota, gula pasir 49 kabupaten/kota, dan daging sapi 22 kabupaten/kota.
Di sisi lain, fluktuasi harga pangan yang melebihi HET dan HAP salah satunya diakibatkan perilaku pedagang atau pengecer di pasar tradisional yang sengaja menaikkan harga untuk mendapatkan margin lebih. Ini kerap terjadi karena untuk persiapan Hari Raya Idulfitri mendatang. Hal ini menjadi temuan Satgas Saber Pelanggaran Pangan.
Terkait itu, Deputi Bapanas Ketut mengimbau agar pelaku usaha tidak seenaknya dalam mematok harga. Pasokan pangan pokok strategis kondisinya saat ini memadai, sehingga tidak ada alasan untuk kenaikan harga yang tidak wajar dan berlebihan.














