Menurutnya, fasilitas gratis yang disediakan di 21 pos mudik ini cukup beragam. Untuk kategori pos besar, BAZNAS menyediakan layanan berupa layanan kesehatan, reflexi bagi pemudik yang kelelahan, makanan ringan, charger HP dan motor listrik, tempat bermain anak, hingga ruang laktasi bagi ibu menyusui yang semuanya dapat dinikmati secara cuma-cuma.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, S.Pd.I. mengatakan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas pos mudik di wilayahnya terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Pada musim mudik dan balik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah, lonjakan pengunjung terutama terlihat sangat padat saat memasuki waktu salat, khususnya mulai waktu Zuhur dan seterusnya.
Peningkatan animo ini membuktikan bahwa keberadaan posko tersebut sangat dibutuhkan oleh para pemudik yang melintasi wilayah Garut.
“Animo masyarakat yang menggunakan fasilitas ini bagi para pemudik banyak sekali, terutama menjelang salat, terutama dari salat Zuhur. Dan ini sudah lama dan kami pertahankan bahwa ini sudah menjadi kegiatan rutinitas dari BAZNAS Garut dan BAZNAS RI di posko ini,” ujarnya.
Efendi juga berharap ke depannya akan ada penambahan fasilitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan di posko-posko selanjutnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para muzaki se-Indonesia yang menitipkan zakat infaknya kepada BAZNAS sehingga dananya bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk para pemudik ini. Semoga nanti lebih banyak lagi titipan muzaki dan bisa menyejahterakan masyarakat Indonesia sesuai dengan asnafnya,” katanya.***
















